- Aksi Taqy Malik membawa ribuan mushaf sekaligus dinilai melanggar aturan otoritas Arab Saudi.
- Randy Permana menyoroti harga wakaf Rp330.000 per mushaf yang dipatok Taqy, karena dianggap mengambil untung terlalu besar.
- Untuk menghindari kecurigaan polisi, penyaluran wakaf disarankan dilakukan secara bertahap.
Randy menyarankan agar metode penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menghindari kecurigaan polisi syariah atau petugas keamanan masjid.
Alih-alih membawa ribuan dalam satu waktu, akan lebih aman jika dilakukan dalam jumlah kecil yang masuk akal bagi seorang jemaah.
"Kalau mau menyalurkan mushaf, dicicil saja, 50 atau 100 antar ke masjid. Jangan langsung ribuan seperti itu'," jelasnya.
Dampak dari tindakan tersebut rupanya tidak hanya berisiko bagi Taqy pribadi, tetapi juga berimbas pada warga negara Indonesia (WNI) lain yang bekerja atau menetap di sana.
Randy mengungkapkan bahwa banyak rekan-rekannya sesama muthowif atau pemandu yang justru terkena getahnya karena dicurigai terlibat dalam bisnis penjualan mushaf ilegal.
"Polisi melihat itu, yang kena. Teman-teman di Makkah dan Madinah, dikira jualan," katanya.
Bahkan, Randy menyebut sudah ada korban yang harus merasakan dinginnya sel tahanan di Arab Saudi hanya karena urusan penyaluran Alquran yang dianggap menyalahi prosedur ini. Ancaman ini nyata dan sudah memakan korban di lingkaran mereka.
"Dipenjara 3-4 hari perkara niatnya hanya mau mewakafkan mushaf," kata Randy yang memiliki pengalaman bertahun-tahun di lapangan.
Margin Terlalu Besar
Baca Juga: Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
Selain masalah legalitas dan keamanan, Randy Permana juga menyoroti aspek finansial dari program wakaf yang dijalankan Taqy Malik. Ia menemukan adanya selisih harga yang cukup signifikan antara harga pasar dengan harga yang dipatok Taqy kepada para donatur atau peserta wakaf.
Taqy disebut menetapkan harga mulai dari 80 riyal atau sekitar Rp330.000 per mushaf.
Alasan kenaikan harga yang disampaikan Taqy kepada publik adalah karena kesulitan mendapatkan stok langsung dari pabrik. Namun, Randy memiliki pandangan yang berbeda berdasarkan pemantauannya di toko-toko lokal.
"Dia bilang, harganya naik dua kali lipat. Itu perkara dia sudah tidak bisa memborong di pabrik," kata Randy Permana.
Ia menambahkan, "Jadi mau tidak mau dia beli di toko, yang di mana harga di toko rata-rata 40-50 riyal. Makanya dia mengatakan harga naik dua kali lipat"
Randy mencoba melakukan kalkulasi sederhana berdasarkan kurs rupiah saat ini. Jika harga di toko rata-rata 40 riyal dengan kurs sekitar Rp4.500, maka harga asli satu mushaf hanya berkisar di angka Rp180.000.
Dengan harga jual wakaf sebesar Rp330.000, terdapat selisih atau margin sebesar Rp150.000 per mushaf.
Jika angka ini dikalikan dengan ribuan mushaf yang disalurkan, jumlah keuntungan yang terkumpul dinilai sangat tidak wajar untuk sebuah kegiatan amal.
Sebagai orang yang bergerak di bidang jasa perjalanan ibadah, Randy memahami jika ada biaya operasional atau jasa titip (jastip) yang dibebankan.
Namun, angka yang dipatok Taqy dianggap sudah masuk dalam kategori pengambilan keuntungan bisnis yang besar, bukan lagi sekadar biaya operasional.
"Tapi bukan sampai Rp150.000," katanya.
Berita Terkait
-
Pernah Sentil Taqy Malik, Fotografer Randy Permana Jadi Korban Wanprestasi Hanania Travel
-
Sherel Thalib Pakai Legging, Kok Enggak Dicerai Taqy Malik?
-
Bukan Cuma Legging, Salmafina Sunan Ungkap Penyebab Perceraian dengan Taqy Malik
-
Salmafina Sunan Ungkap Legging yang Bikin Dirinya Dicerai Taqy Malik
-
"Karena Legging!" Sunan Kalijaga Bahas Lagi Alasan Salmafina dan Taqy Malik Cerai
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional