Entertainment / Gosip
Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:03 WIB
Randy Permana jadi korban wanprestasi Hanania Travel [Instagram/paparich666]
Baca 10 detik
  • Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan ribuan jemaah umrah dengan total kerugian Rp60 miliar.
  • Fotografer Randy Permana mengaku ikut menjadi korban wanprestasi Hanania Travel karena tagihan dokumentasi sebesar Rp200 juta sejak Desember 2025 belum dibayar.
  • Selain jemaah dan fotografer, pihak lain seperti tour leader, staf, muthawif, hingga gaji dan THR karyawan dikabarkan turut belum dibayarkan.

Suara.com - Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan terhadap ribuan jamaah yang mau berangkat umrah.

Total kerugian jamaah ada di kisaran Rp60 miliar. Nilai tersebut merupakan biaya umrah yang dibayar jemaah ke Hanania Travel sejak Desember 2025.

Terkini, kerugian bukan hanya dirasakan jemaah. Fotografer bermama Randy Permana yang pernah bekerja sama dengan travel tersebut juga jadi korban.

"Jemaah kan sudah bayar lunas, kita juga sudah beresin kerjaan sampai jamaahmu pada seneng. Kok tagihan dari Desember 2025 belum di bayar ya? Kemana duitnya bro?" Kata Randy Permana di Instagram Story pada Kamis, 28 Mei 2026.

Di postingan itu pula, fotografer yang pernah menyentil Taqy Malik soal wakaf Al Quran ini membeberkan total kerugian.

"Total sekitar Rp200jutaan dan pekerjaan sudah selesai semua," jelasnya.

Bahkan Randy Permana juga sudah membayar lunas tim yang membantunya. Sayang, haknya belum dipenuhi pihak Hanania Travel.

"Rp 200 juta bukan uang kecil buat kami selaku vendor dokumentasi. Tim yang bertugas juga sudah kami bayar semua, tapi bisa-bisanya anda wanprestasi tidak bayarkan uang jamaah ke kami," kata Randy.

Randy Permana bukannya tidak menagih. Ia pernah memberikan bukti lampiran chat dengan pihak Hanania Travel.

Baca Juga: Sherel Thalib Pakai Legging, Kok Enggak Dicerai Taqy Malik?

"Sebelumnya saya diam karena mencoba lihat upaya Farhan untuk membayar, tapi sudah sering lewat jatuh tempo yang dia janjikan sendiri," ucap Randy Permana.

Bahkan bukan hanya itu, ada beberapa pihak lain yang juga menjadi korban wanprestasi. Mereka diantaranya tour leader, staf, muthawif, serta gaji karyawan juga THR.

"Kaget sebanyak ini, uangnya kemana sih?" ucapnya heran.

Kini, Randy Permana berharap ada jalan keluar dari masalah ini. Ia juga berdoa agar pekerjaannya berjalan dengan lancar.

Load More