Entertainment / Film
Senin, 16 Februari 2026 | 13:37 WIB
Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 19 [Instagram]
Baca 10 detik
  • Persaingan industri hiburan memanas saat Ramadan 1447 H (Februari 2026), ditandai transisi tontonan TV dan serial orisinal platform digital.
  • Sinetron legendaris PPT Jilid 19 tayang di SCTV/Vidio mulai 18 Februari, sementara serial Dunia Tanpa Tuhan tayang di Netflix/MDTV.
  • Amanah Wali 8 tayang di RCTI menjelang buka, sementara Lorong Waktu tayang SCTV saat sahur; Viu hadirkan Haq Arab.

Suara.com - Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H yang jatuh pada pertengahan Februari 2026, peta persaingan industri kreatif televisi dan platform streaming (OTT) di Indonesia kian memanas. 

Tidak lagi sekadar didominasi layar kaca konvensional, Ramadan tahun ini menyuguhkan transisi tontonan yang cair antara sinetron televisi dan serial orisinal platform digital yang lebih berani secara ide cerita. 

Bagi kamu yang mencari teman saat sahur maupun menjelang berbuka, berikut adalah rangkuman serial dan sinetron pilihan yang telah dirangkum secara lengkap.

1. Para Pencari Tuhan (PPT) Jilid 19: "Tobat, Woy!"

Tradisi sahur masyarakat Indonesia dipastikan tetap terjaga lewat kehadiran sinetron legendaris besutan Deddy Mizwar ini. 

Memasuki jilid ke-19, cerita berfokus pada upaya Bang Jack membimbing komunitas pengemis dan pencopet jalanan untuk kembali ke jalan yang benar dengan gaya yang humanis sekaligus jenaka. 

Sinetron yang menampilkan Deddy Mizwar bersama Angga Putra dan Cakrawala Airawan ini dijadwalkan tayang setiap hari di SCTV dan platform Vidio mulai Rabu, 18 Februari 2026, pukul 02.45 WIB.

2. Dunia Tanpa Tuhan

Konferensi pers series Dunia Tanpa Tuhan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis, 12 Februari 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Menjadi gebrakan baru di jagat OTT, serial ini merupakan hasil kolaborasi Netflix dan MDTV yang mengusung genre komedi satir. 

Baca Juga: Sinopsis Film Asrama Putri, Samuel Rizal Simpan Rahasia Kelam di Balik Teror Mahasiswi Bogor

Dibintangi oleh komika Oki Rengga, Lolox, dan aktris Amanda Rigby, ceritanya menyoroti kegemparan sebuah kampung akibat kemunculan sosok misterius yang mengaku sebagai wali sakti demi menipu warga.

Serial ini hadir dengan narasi yang berani mengkritik fenomena sosial berkedok agama secara cerdas dan dapat dinikmati setiap hari pada pukul 18.00 WIB di Netflix maupun MDTV.

3. Amanah Wali 8: Musala Sultan

RCTI masih setia dengan formula kuat melalui drama komedi religi Amanah Wali yang kini memasuki jilid kedelapan. 

Menampilkan personel grup band Wali seperti Apoy, Faank, Tomi, dan Ovie, sinetron ini mengisahkan perjuangan Sultan dalam mempertahankan sebuah musala dari ancaman pengembang nakal. 

Penonton dapat menyaksikan aksi mereka setiap hari menjelang waktu berbuka puasa pada pukul 17.00 WIB melalui layar televisi RCTI atau aplikasi RCTI+.

4. Lorong Waktu Jilid 2 (Reboot)

Membangkitkan memori masa lalu, SCTV menghadirkan versi segar dari petualangan lintas waktu yang legendaris ini. 

Meski tetap membawa konsep mencari hikmah kehidupan melalui perjalanan waktu, kemasan visual dan masalah yang diangkat kali ini jauh lebih relevan dengan isu Gen Z dan milenial. 

Menampilkan deretan aktor muda berbakat, serial ini siap menemani waktu fajar penonton setiap pukul 04.20 WIB hanya di SCTV.

5. Haq Arab

Bagi penggemar drama internasional dengan nuansa Timur Tengah, platform Viu menyajikan serial asal Mesir berjudul Haq Arab. 

Dibintangi oleh Ahmed El Awady dan Ryad El Khouly, serial ini menawarkan ketegangan lewat konflik keluarga, dendam, dan perebutan kekuasaan yang dikemas dalam sinematografi berkelas. 

Episode terbaru dari drama thriller ini akan diperbarui setiap hari selama bulan Ramadan untuk memberikan warna berbeda di tengah dominasi tontonan lokal.

Keberagaman konten di Ramadan 2026 ini membuktikan bahwa penonton kini memiliki kontrol penuh atas hiburan yang ingin mereka konsumsi. 

Jika satu dekade lalu sinetron televisi mendominasi secara mutlak, kini platform digital mulai mengambil ceruk pasar dengan konten yang lebih tersegmentasi. 

Pilihan kini tersedia luas, mulai dari menjaga tradisi di depan televisi hingga menikmati fleksibilitas tontonan berkualitas dalam genggaman ponsel. 

Load More