- Sarwendah tidak mengadakan perayaan Imlek meriah di Cipete, Jakarta Selatan, pada 17 Februari 2026, menghormati almarhum ayahnya.
- Acara keluarga inti dibatasi dengan larangan pakaian warna merah dan tidak adanya tradisi angpao amplop merah.
- Beberapa tradisi Imlek seperti hidangan kue lapis dan atraksi barongsai ditiadakan karena penghormatan duka.
Suara.com - Suasana perayaan Tahun Baru Imlek bagi Sarwendah kali ini, terasa berbeda.
Sebab janda Ruben Onsu ini baru saja ditinggal sang ayah yang akrab disapa Yeyeh.
Karena itu, Sarwendah tidak menggelar perayaan meriah.
Hal ini demi menghormati mendiang sang ayah yang belum genap satu tahun berpulang.
"Enggak ada acara yang kayak gimana, enggak boleh ada perayaan terlalu bagaimana karena kebetulan kan Yeyeh belum sampai satu tahun gitu," kata Sarwendah ditemui di rumahnya kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa, 17 Februari 2026.
Acara kumpul-kumpul keluarga pun dibatasi. Hanya keluarga inti dan orang-orang terdekat yang datang ke rumah.
Bahkan, berdasarkan diskusi dan kepercayaan keluarga, terdapat beberapa pantangan. Termasuk soal pemilihan warna busana.
"Enggak boleh pakai baju warna terlalu merah gitu, makanya hari ini biru," ujar ibu tiga anak tersebut mengenai penampilannya.
Tidak hanya soal busana, tradisi pemberian uang atau angpao yang sangat identik dengan warna merah pun harus mengalami penyesuaian.
Baca Juga: Ada Alasan Penting, Sarwendah Tak Bagi-Bagi Angpao di Imlek Tahun Ini
"Udah katanya, 'Oh ya boleh, tapi enggak boleh pakai amplop merah'," tutur Sarwendah menceritakan hasil diskusi mengenai tradisi bagi-bagi uang tersebut.
Untuk urusan hidangan, makanan khas kue lapis yang biasanya melambangkan rezeki berlapis juga ditiadakan untuk sementara waktu.
"Karena katanya kan kebetulan Yeyeh belum setahun, jadi enggak boleh bikin kue lapis dulu gitu," ucap mantan personel Cherrybelle ini.
Tradisi lain yang juga tak ada adalah atraksi barongsai. Sebab biasanya, Sarwendah mengundang hiburan tersebut ke rumahnya.
"Jadi dikasih tahu anak-anak, barongsainya lagi enggak bisa kita ajak ke rumah ya, gitu," imbuh Sarwendah menambahkan.
Berita Terkait
-
Ada Alasan Penting, Sarwendah Tak Bagi-Bagi Angpao di Imlek Tahun Ini
-
Potret Keluarga Artis Rayakan Imlek, Sarwendah Tanpa Betrand Peto
-
Sudah Go Public dengan Sarwendah, Giorgio Antonio Tegaskan Belum Pikirkan Pernikahan
-
Bukan Lagi Tebak-tebakan, Inilah Momen Sarwendah dan Giorgio Antonio Ngaku Pacaran
-
Dicecar 16 Pertanyaan, Sarwendah Diperiksa Terkait Laporan Ruben Onsu Soal Fitnah Anak
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Sikap Gelisah Nia Ramadhani saat Makan Kenapa? Gerak-geriknya Jadi Tebak-tebakan
-
Kematian Tragis Kurt Cobain, Pukulan Telak Grunge dan Misteri Bunuh Diri atau Dibunuh
-
Lamar Claudia Andhara, Momen Riza Syah Salaman dan Cium Tangan Calon Ibu Mertua Kena Julid
-
Setelah Inara Rusli, Giliran Insanul Fahmi Ngadu ke Komnas PA: Belum Bertemu Anak 4 Bulan
-
Sinopsis 5 Film Indonesia di Puncak Netflix per Hari Ini
-
KNetz vs SEAblings Masih Panas, Kini Pemain Film Lara Ati Jadi Korban
-
Sinopsis Heartbreak High Season 3, Musim Penutup Penuh Skandal di SMA Hartley
-
Ini Video Lengkap Aurel Hermansyah Disebut Diabaikan Gen Halilintar
-
Sinopsis Salmokji, Kim Hye Yoon Terjebak Teror Mengerikan di Waduk Terpencil
-
Deretan Aktor Muslim yang Ternyata Miliki Keturunan Tionghoa