Entertainment / Gosip
Kamis, 19 Februari 2026 | 11:01 WIB
Pengakuan Berani Ratu Sofya Soal Konflik Keluarga. (Instagram/ratusfy_)

Ia merasa haknya untuk memberikan penjelasan seringkali dibungkam. 

Setiap kali mencoba berdiskusi, situasi cenderung memanas menjadi perdebatan emosional sepihak. 

Ia merasa keluarganya lebih banyak melontarkan tuntutan tanpa mau mendengar perspektifnya sebagai seorang individu yang memiliki hak atas jalan hidupnya sendiri.

4. Beban Finansial sebagai Tulang Punggung

Pengakuan Berani Ratu Sofya Soal Konflik Keluarga.

Salah satu pengakuan yang paling menyentuh adalah peran Ratu sebagai tulang punggung keluarga di usia belia. 

Ia memikul tanggung jawab besar dengan membiayai pendidikan adik-adiknya dan kebutuhan rumah tangga. 

Ratu mengaku sering merasa lelah karena harus mendahulukan kepentingan keluarga di atas keinginannya sendiri. 

Ada dilema batin yang ia rasakan ketika pengorbanan finansialnya tidak dibarengi dengan dukungan emosional yang sepadan dari orang tua.

5. Prioritas Kesehatan Mental dan Mengambil Jarak

Baca Juga: Ratu Sofya Akhirnya Jawab Kabar Menikah dengan Cornelio Sunny

Pengakuan Berani Ratu Sofya Soal Konflik Keluarga.

Akibat akumulasi tekanan tersebut, kesehatan mental Ratu mengalami gangguan yang signifikan. 

Ia akhirnya memutuskan untuk mengambil jarak dari keluarga sebagai mekanisme perlindungan diri. 

Baginya, menjauh sejenak adalah langkah krusial untuk memulihkan kesehatan mentalnya dan berpikir jernih tanpa intimidasi. 

Ia menegaskan bahwa langkah ini bukan berarti memutus ikatan kekeluargaan, melainkan upaya untuk menjaga kewarasan agar ia tetap bisa bertahan hidup dan berkembang secara mandiri.

Di lain sisi banyak juga netizen yang mendukung keluarga Ratu Sofya dan menduga jika dirinya mengalami nasib seperti Aurelie Moeremans.

Bagaimana menurutmu?

Load More