- Vicious Rumors resmi melepas drummer orisinal mereka, Larry Howe, akibat perbedaan pandangan politik yang ekstrem.
- Keputusan ini diambil karena opini pribadi Howe menyebabkan pembatalan empat jadwal konser band di Eropa oleh promotor lokal.
- Larry Howe meminta maaf atas unggahan meme yang menyinggung, namun ia mengkritik fenomena cancel culture di industri musik.
Suara.com - Unit power metal legendaris asal Amerika Serikat, Vicious Rumors, secara mengejutkan mengumumkan perpisahan dengan drummer lama mereka, Larry Howe.
Dilansir dari laman metalinjection, Senin, 23 Februari 2026, keputusan berat ini diambil menyusul kebiasaan Howe me-repost meme politik.
Band menilai perbedaan pandangan politik pribadi Howe sudah tak bisa lagi ditoleransi.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 18 Februari lalu, Vicious Rumors mengungkapkan bahwa kebiasaan Howe telah berdampak negatif pada reputasi dan operasional band.
"Sebagai sebuah band, kami tidak pernah sepakat dengan ambisi politik pribadi Larry. Meskipun sulit untuk melepas anggota orisinal, Vicious Rumors tidak bisa lagi menoleransi hukuman akibat asosiasi dari opini pribadi Larry. Pandangan tersebut tidak mencerminkan sikap band," tulis Vicious Rumors melalui media sosial mereka.
Pihak band menegaskan bahwa keputusan ini bukan tentang memihak salah satu kubu politik, melainkan murni demi kelangsungan bisnis hiburan. Pasalnya, pandangan ekstrem Howe disebut telah menyebabkan pembatalan empat jadwal konser di Eropa oleh promotor lokal.
"Vicious Rumors adalah tentang musik, bukan politik! Ketika band dihukum seberat ini dan acara live kami dibatalkan hanya karena opini satu orang, maka perubahan harus dilakukan," tambah pihak band.
Meskipun sudah resmi berpisah, Larry Howe tetap akan menyelesaikan komitmennya untuk tur The Devil's Asylum di Amerika Serikat yang berlangsung dari 25 Februari hingga 28 Maret 2026, sebelum drummer pengganti diumumkan untuk tur Eropa.
Pembelaan Larry Howe
Baca Juga: Mirip Tulisan di Menu Restoran, Logo Lamb of God Diganti
Menanggapi pemecatan tersebut, Larry Howe, yang menjuluki dirinya sebagai "rock 'n' roll patriot", memberikan pernyataan panjang lebar.
Ia menyayangkan fenomena cancel culture atau budaya pembatalan yang merambah industri musik metal.
Howe menganalogikan penggemar musik metal dengan simbol tengkorak, logo yang sering digunakan Vicious Rumors.
Menurutnya, apa pun warna kulit, rambut, atau isi pikiran seseorang, mereka semua memiliki tengkorak yang sama di bawahnya.
"Perbedaan-perbedaan itu seharusnya kita lupakan saat mendengarkan musik yang kita cintai. Musik seharusnya membawa kita pergi sejenak dari dunia yang penuh penghakiman," ujar Howe.
Ia juga mengkritik jurnalisme musik yang dianggapnya terlalu mencampuri ranah pribadi musisi.
"Saya memang mengaku bersalah karena mengunggah ulang beberapa meme yang menyinggung sebagian orang. Itu bukan niat saya dan saya dengan rendah hati meminta maaf," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Ditinggal Berjamaah oleh Personel, As I Lay Dying Akhirnya Beri Keterangan Resmi
-
Kebut-kebutan Sampai 340 BPM, Tantangan Infernal Lamentations Merekam Revelation
-
Linkin Park Siapkan Kejutan 2 Hari Lagi, Umumkan Vokalis Baru?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Promotor Ungkap Konsep Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, Dibuat Lebih Intim dan Eksklusif
-
Padi Reborn Bawa 'Momen Sakral' Konser Dua Delapan ke Layar Lebar: Siap-Siap Merinding!
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Sinopsis Film Anak-Anak Bambu, King Faaz Siap Beri Kejutan
-
Target 3 Juta Penonton di Film "402 Rumah Sakit Angker Korea", Simak Plot Twist Tak Terduga!
-
Givri Taj Cerita Transformasi Lewat Operasi Plastik di Vietnam, Sedot Lemak hingga Fat Grafting
-
402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere di Korea, Dapat Sambutan Hangat dari Penonton BIFAN 2026
-
26 Started with a Yes!: Kado Ultah Terindah Eltasya Natasha, Dilamar Kekasih
-
Bukan Hantu, Ini Hal Tak Terduga yang Paling Ditakuti Pemain Selama Syuting Film Munafik