- Tim forensik independen menemukan bukti baru berupa kadar heroin ekstrem dan kejanggalan percikan darah yang mengarah pada dugaan pembunuhan Kurt Cobain.
- Mantan Kapten Polisi Seattle, Neil Low, meyakini ada fakta tersembunyi dan mengkritik kepolisian yang terlalu cepat menyimpulkan kejadian sebagai bunuh diri.
- Kepolisian Seattle menolak membuka kembali kasus ini, yang diduga dilakukan demi menjaga citra institusi agar tidak terlihat buruk di mata publik.
Suara.com - Seorang mantan Kapten Polisi Seattle secara mengejutkan menyatakan dukungannya terhadap kesimpulan tim forensik independen yang menyebut bahwa pentolan Nirvana, Kurt Cobain, kemungkinan besar dibunuh lebih dari 30 tahun yang lalu.
Seperti dilansir dari Newsnation, Selasa, 24 Februari 2026, tim peneliti independen tersebut telah meninjau kembali dokumen kepolisian dan laporan autopsi Cobain.
Mereka menyoroti beberapa kejanggalan serius, mulai dari kadar heroin yang sangat tinggi di dalam tubuh sang musisi hingga pola percikan darah di lokasi kejadian.
Berdasarkan temuan ini, muncul sebuah kesimpulan baru, yaitu seseorang diduga menyuntikkan heroin ke tubuh Cobain untuk membuatnya tidak berdaya, sebelum akhirnya menembakkan senapan ke kepalanya.
Meski hasil tinjauan ini memicu perhatian publik secara luas, pihak Kepolisian Seattle menegaskan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menyelidiki kembali keputusan resmi yang selama ini dipegang teguh, yakni bahwa Cobain meninggal dunia karena bunuh diri.
"Saya rasa itu adalah sikap lama, 'Kami akan tetap berpegang pada apa yang sudah kami miliki'," ujar mantan Kapten Departemen Kepolisian Seattle, Neil Low.
Pernyataan Low disampaikan di acara "Jesse Weber Live" pada Rabu pekan lalu waktu setempat. Dia menambahkan, "Menurut saya, mereka cuma takut kalau hal ini bakal membuat citra kepolisian terlihat buruk."
Low pensiun pada 2018, beberapa tahun setelah ia sempat melakukan audit terhadap kasus tersebut sebagai bagian dari tugasnya.
Ia mengakui bahwa kemunculan film dokumenter mengenai kematian Cobain di kemudian hari turut mempengaruhi pandangannya hingga membuatnya mulai mencurigai adanya fakta yang tersembunyi.
Baca Juga: Kematian Tragis Kurt Cobain, Pukulan Telak Grunge dan Misteri Bunuh Diri atau Dibunuh
Teori konspirasi memang selalu menyelimuti akhir hidup Cobain yang tragis di usia 27 tahun.
Musisi yang selama hidupnya berjuang melawan ketergantungan obat serta masalah kesehatan mental ini, secara resmi dinyatakan menembak dirinya sendiri pada 5 April 1994 di sebuah ruangan di atas garasi rumahnya. Jenazahnya baru ditemukan tiga hari kemudian.
Low mengkritik pejabat setempat yang terlalu dini mengategorikan kematian tersebut sebagai bunuh diri bahkan sebelum penyelidikan benar-benar berjalan.
Baginya, minimal harus ada panel penyelidik independen untuk memeriksa kembali kasus ini secara transparan.
"Tapi saya rasa hal itu nggak akan terjadi," tambahnya pesimis.
Berita Terkait
-
3 Drama China Dibintangi Garvey Jin Tayang 2024, Terbaru Ada Ms Nirvana
-
Meninggal pada 1994, Kurt Cobain Disayangkan Tak Sempat Menikmati Teknologi GPS
-
Frances Bean Cobain Dikaruniai Anak Pertama, Kurt Cobain Resmi Jadi Kakek
-
3 Drama China yang Dibintangi Landy Li di WeTV, Terbaru Ada Love of Nirvana
-
4 Drama China di WeTV yang Dibintangi Ren Jia Lun, Terbaru Love of Nirvana
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Sinopsis Getih Ireng, Baru Menyusul Puncaki Daftar Terpopuler Netflix Hari Ini
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Reuni Para Bintang di Laut Bercerita: Reza Rahadian Tetap Biru Laut, Dian Sastrowardoyo Ganti Peran
-
Wednesday Season 3 Resmi Diproduksi, Winona Ryder Masuk Jajaran Pemain
-
Tak Tayang Lebaran, Ini 5 Hal Menarik yang Perlu Diketahui Soal Ghost in The Cell Karya Joko Anwar
-
Profil Lindi Fitriyana Calon Istri Virgoun, Ternyata Pemain Sinetron!
-
Syuting Film Terbaru Joko Anwar di Penjara, Tora Sudiro: Karena Gue Berpengalaman?
-
Jejak Spiritual Sinead O'Connor: Tukang Protes Gereja hingga Masuk Islam
-
Puasa Sendirian di Tengah Badai Perceraian, Insanul Fahmi Tak Mau Menyerah Rujuk dari Mawa