Entertainment / Gosip
Selasa, 03 Maret 2026 | 17:45 WIB
Melly Goeslaw menemui warga di daerah pemilihan di Cimahi-Bandung. Dalam pertemuan tersebut, Melly menekankan pentingnya mengubah paradigma berpolitik. [dokumentasi pribadi]
Baca 10 detik
  • Pertemuan "Curhat Dong Teh Melly" dalam KUNDAPIL menekankan perubahan paradigma politik berempati di Bandung dan Cimahi.
  • Teh Melly menginstruksikan PAC menjadi pendengar utama masyarakat serta membawa pulang data dan solusi nyata.
  • Kader terlama diapresiasi dengan hadiah Umrah sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas pengabdian mereka.

Suara.com - Suasana akrab dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan bertajuk “Curhat Dong Teh Melly” yang digelar baru-baru ini.

Agenda yang dikemas dalam rangka Kunjungan Daerah Pemilihan (KUNDAPIL) ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang refleksi bagi para pengurus PAC di wilayah Bandung dan Cimahi.

Mengusung tema besar "Pulang Membawa Solusi, Mendengar dengan Sepenuh Hati", Melly Goeslaw, atau yang akrab disapa Teh Melly, menekankan pentingnya mengubah paradigma berpolitik.

Baginya, panggung politik seharusnya menjadi tempat untuk menunjukkan empati, bukan sekadar adu retorika.

"Politik sejatinya bukan tentang siapa yang paling keras berbicara, melainkan siapa yang paling tulus mendengar," ujar Teh Melly di hadapan para kader dengan nada tenang namun tegas.

Dalam arahannya, musisi sekaligus politisi ini mengingatkan bahwa Pengurus Anak Cabang (PAC) adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat.

Ia berharap para kader tidak hanya datang untuk menyampaikan program, tetapi hadir sebagai pendengar yang baik.

"Tugas kita adalah menjadi telinga pertama bagi masyarakat. Mendengar tanpa memotong, tanpa tergesa-gesa memberi janji, dan tanpa sibuk membela diri. Kita harus hadir secara utuh," ujarnya.

Teh Melly juga menitipkan tiga komitmen utama yang harus dibawa pulang oleh setiap kader ke wilayahnya masing-masing:

Baca Juga: Miris! Konten Unboxing Mahar yang Lecehkan Wanita Malah Jadi Tren

Pulang dengan Data: Memahami akar persoalan warga secara sistematis agar kerja politik berbasis pada fakta dan kebutuhan nyata.

Pulang dengan Hati yang Rendah: Menjaga amanah masyarakat sebagai fondasi utama perjuangan.

Pulang dengan Kebermanfaatan: Memberikan solusi nyata yang bisa dirasakan langsung oleh warga.

Menyadari masyarakat Bandung dan Cimahi yang dikenal kritis serta cerdas, Teh Melly berpesan agar para kader menjauhi cara-cara lama yang hanya mengandalkan pencitraan visual.

"Kita ingin dikenal bukan karena baliho terbesar, tetapi karena kebermanfaatan terbesar yang kita berikan,” imbuhnya, yang disambut tepuk tangan riuh dari para peserta.

Acara yang berlangsung hangat ini mencapai puncaknya saat Teh Melly memberikan apresiasi khusus bagi kader dengan masa bakti tertua dan terlama.

Load More