- Remaja bernama Betrand Eka Prasetyo Radiman meninggal dunia akibat tembakan polisi pada Minggu, 1 Maret 2026, di Jalan Toddopuli Raya.
- Insiden terjadi ketika polisi membubarkan puluhan remaja bermain senjata mainan, dan tembakan mengenai korban saat mencoba melarikan diri.
- Terduga pelaku, Iptu N dari Polsek Panakkukang, kini menjalani pemeriksaan kode etik dan pidana di Mapolda Sulawesi Selatan.
Suara.com - Tragedi yang menyebabkan kematian karena ulah polisi, kembali terjadi. Seorang remaja bernama Betrand Eka Prasetyo Radiman meninggal dunia setelah ditembak sang penegak hukum.
Insiden ini terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 07.20 Wita.
Betrand diduga terkena tembakan oleh perwira polisi berinisial Iptu N. Ia diketahui bertugas di wilayah hukum Polsek Panakkukang, jajaran Polrestabes Makassar.
Ayah korban, Yaya mengaku belum mendapat kepastian cerita kronologi yang jelas.
Yaya hanya mendengar informasi sekilas, ada unsur ketidaksengajaan dalam peristiwa yang merenggut nyawa Betrand tersebut.
"Katanya polisinya itu tidak sengaja menembak menurut mereka," kata Yaya pada 3 Maret 2026.
"Tapi saya belum dapat informasi itu ditembak dari dekat atau jauh. Saya tidak tahu ditembak bagian mana. Saya sampai di sana saja, saya tidak tega lihat," imbuhnya.
Dalam peristiwa tersebut, Yaya sedang berada di Balang Boddong. Ia awalnya mendapat pesan dari sang adik yang isinya banyak polisi mencari dirinya.
"Saya di-chat katanya pulang ko ke rumah, banyak polisi yang cari di Veteran. Dia juga tidak tanya ke saya kenapa," tutur Yaya.
Baca Juga: Penampilannya Disebut Mirip Noni Belanda, Istri Gubernur Kaltim Buka Suara: Hidup Cuma Sekali
Yaya tidak diminta pulang ke rumah, melainkan Rumah Sakit Bhayangkara. Tiba di sana, ia melihat sang putra sudah terbujur kaku.
"Saya ke sana (Bhayangkara). Sampai di sana, dia sudah jadi mayat. Itu saja yang saya tahu," ucapnya lirih.
Lebih lengkap, berikut adalah sejumlah fakta dan kronologi mengenai penembakan remaja 18 tahun di Sulawesi.
1. Kronologi penembakan
Peristiwa bermula saat Betrand bersama teman-temannya sedang bermain senjata mainan jenis "omega" di sekitar Jalan Toddopuli Raya pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.
Aksi saling "serang" menggunakan senjata mainan tersebut melibatkan puluhan remaja. Sehingga memicu keramaian.
Berita Terkait
-
Kontroversi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kakak Fairuz A Rafiq yang Terjerat OTT KPK
-
Kisah Viral Pekerja Kilang Minyak di Arab yang Kirim Semua Gaji ke Ibu di Kampung, Berakhir Tragis
-
Viral Sekelompok Anak Kecil Ziarah ke Makam Kucing, Kompak Bacakan Iqra
-
Dari Hafiz Indonesia ke Panggung Dunia, Aisyah Arrumi Wakili RI di Dubai
-
Dipandu Irfan Hakim, Tabligh Akbar Penyejuk Hati Hadirkan Deretan Penceramah Ternama
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Raffi Ahmad Berduka atas Meninggalnya Nayato Fio Nuala: Berjasa dalam Perjalanan Hidup
-
Raisa Ternyata Alami Baby Blues, Ingin Jatuh dari Tangga demi Bisa Tidur di RS
-
Sebut Sudah Nikah Siri, Inara Rusli Mengaku Lupa Siapa Penghulu dan Saksi Pernikahannya
-
Viral! Cowok 18 Tahun Masuk IGD Ngaku Menstruasi, Dokter Ungkap Fakta Pilu di Baliknya
-
Sinopsis Apex, Charlize Theron Diburu Psikopat Kejam di Tengah Alam Liar
-
Bantah Bukti Zina 2 Jam, Pengacara Inara Rusli: Videonya Editan, Remang, dan Cuma 2 Menit
-
Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama
-
Dituding Tak Bisa Saingi Tamara Bleszynski, Jawaban Ibu Tiri Teuku Rassya Bikin Netizen Geram
-
Ziarah Berujung Tangis, Bule Ini Kehilangan Rp6 Juta Diduga Digondol Sopir Pribadi
-
Beradu Akting dengan Lulu Tobing, Shofia Shireen Akui Sempat Gemetar di Lokasi Syuting