Suara.com - Nama Jiang Xueqin mendadak ramai dibicarakan setelah sejumlah prediksi geopolitik yang ia sampaikan pada Mei 2024 kembali viral di media sosial.
Sejarawan yang berbasis di Beijing itu sebelumnya membuat tiga prediksi kontroversial yang kala itu dianggap sulit dipercaya.
Dalam sebuah pidato, Jiang memprediksi bahwa Donald Trump akan kembali berkuasa di Amerika Serikat (AS).
Ia juga memprediksi bahwa AS suatu saat akan terlibat konflik dengan Iran.
Prediksi ketiga yang paling mengejutkan adalah kemungkinan Amerika Serikat kalah dalam perang tersebut.
Pernyataan tersebut sempat dianggap spekulatif ketika pertama kali disampaikan.
Namun hampir dua tahun kemudian, dua dari prediksi tersebut terlihat mulai mendekati kenyataan.
Kembalinya Trump ke Gedung Putih mengejutkan sebagian kalangan politik, sementara ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin meningkat.
Baca Juga: Viral Aksi eks Marinir AS Tolak Perang di Sidang, Diamankan Petugas sampai Tangannya Patah
Konfrontasi militer di berbagai wilayah Timur Tengah juga membuat pernyataan lama Jiang kembali dibicarakan.
Banyaknya prediksi Jiang yang terbukti, membuat sebagian pengguna media sosial menjulukinya sebagai "Nostradamus Tiongkok.”
Prediksi Jiang Xueqin Soal Perang AS-Iran
Melalui kanal YouTube-nya baru-baru ini, Jiang merilis sebuah video berjudul “How Iran can CRIPPLE the West in One Move” (Bagaimana Iran dapat Melumpuhkan Barat dalam Satu Langkah).
Dalam video tersebut, Jiang membeberkan beberapa alasan mengapa Iran dapat dengan mudah melumpuhkan AS dalam perang yang sedang berlangsung.
Menurut Jiang, kondisi geografis Iran akan menjadi tantangan besar bagi pasukan Amerika.
“Karena di sana ada gunung, dan apa yang dapat Anda lakukan di gunung? Anda dapat menyembunyikan pangkalan roket, drone, rudal, dan itulah keseluruhan strategi ofensif Iran. Lalu apakah mungkin bagi mereka untuk bertahan dari serangan itu? jawabannya tidak,” kata Jiang.
Berita Terkait
-
Viral Aksi eks Marinir AS Tolak Perang di Sidang, Diamankan Petugas sampai Tangannya Patah
-
Waspadai Sikap Ngawur Donald Trump, Pakar UGM Sarankan Diplomasi Halus Terkait Ide Keluar dari BoP
-
Info Terkini Gading Marten dan Medina Dina, Sempat Kabarkan Terjebak di Paris
-
Minta RI Keluar dari BoP Bentukan Trump, Anies Singgung Pelopornya Melanggar Hukum Internasional
-
Gus Yahya Yakin Presiden Prabowo Punya Modal Kuat Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan