Sutradara pemenang Oscar, Chloé Zhao melalui karya terbarunya berjudul Hamnet (2026), mencoba menghadirkan perasaan paling jujur sang pujangga.
Film ini membawa penonton ke Stratford, Inggris, untuk mengintip kehidupan domestik pujangga legendaris William Shakespeare (diperankan oleh Paul Mescal) dan istrinya, Agnes (Jessie Buckley).
Melalui lensa Zhao, penonton diajak memahami bahwa di balik kemasyhuran nama Shakespeare, terdapat luka keluarga yang sangat dalam.
Berikut adalah review film Hamnet (2026) yang mencoba mengungkap rahasia di bali kemasyhuran Shakespeare.
1. Gunakan Sudut Pandang Agnes
Berbeda dengan biopik pada umumnya, Hamnet tidak menjadikan William sebagai poros utama sejak awal.
Chloé Zhao justru membuka cerita melalui sudut pandang Agnes Hathaway yang dalam catatan sejarah, ia mungkin lebih dikenal sebagai Anne Hathaway.
Namun di film ini, ia adalah sosok mistis yang dipercaya sebagai ‘anak penyihir hutan’.
Agnes digambarkan memiliki ikatan spiritual yang kuat dengan alam; ia mampu meramal masa depan hanya melalui sentuhan tangan.
Baca Juga: Sosok Sabrina Farhana Istri Founder Nussa Rara yang Dikaitkan Isu Selingkuh, Kerabat Orang Populer
Sinematografi hasil kolaborasi dengan ukasz al berhasil menghidupkan lanskap hutan Stratford sebagai ruang yang bernapas dan penuh rahasia.
Bagi Agnes, hutan adalah rumah, tempat di mana ia bisa menjadi dirinya sendiri sebelum akhirnya tergerus oleh tuntutan kehidupan domestik dan tragedi yang menanti di depan mata.
2. Tragedi Keluarga dan Lahirnya Hamlet
Berlatar tahun 1596, inti cerita film ini adalah kehancuran hati pasangan ini saat putra mereka yang berusia 11 tahun, Hamnet, meninggal akibat wabah pes.
Film ini dengan cerdas mengangkat hipotesis bahwa drama mahakarya Hamlet sebenarnya adalah bentuk katarsis bagi Shakespeare, sebuah upaya untuk memproses rasa bersalah dan duka atas kehilangan putranya.
William digambarkan merasa tercekik oleh rutinitas di Stratford yang sempit bagi ambisinya.
Berita Terkait
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Napak Tilas Penuh Emosi, Para Pemain Danur: The Last Chapter Kunjungi Bandung Sebelum Film Tayang
-
Spectre: Mengungkap Sisi Gelap James Bond, Sahur Ini di Trans TV
-
Hitman's Wife's Bodyguard: Reuni Trio Maut yang Lebih Berisik dan Liar, Malam Ini di Trans TV
-
Mile 22': Kolaborasi Brutal Mark Wahlberg dan Iko Uwais, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun