Entertainment / Film
Senin, 09 Maret 2026 | 20:20 WIB
Konferensi pers film Para Perasuk di Kasablanka, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Maret 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja mengangkat tradisi "pesta kerasukan" massal di Desa Latas sebagai pelarian dari realitas.
  •  Cerita berfokus pada perjuangan warga desa melawan perusahaan besar yang ingin menggusur mata air keramat menjadi pabrik dan hotel.
  • Karakter yang diperankan Anggun C. Sasmi (pencipta alam halusinasi) dan Angga Yunanda (transfer kesadaran) menjadi kunci dalam menyelamatkan desa.

Suara.com - Sutradara langganan festival film internasional, Wregas Bhanuteja, siap kembali menyapa penonton dengan karya terbarunya yang bertajuk Para Perasuk. Film ini menjanjikan suguhan kisah yang unik dan berbeda dari biasanya.

Berlatar di sebuah pemukiman fiktif bernama Desa Latas, warga setempat memiliki kebiasaan yang tidak lazim.

Alih-alih pergi ke kelab malam untuk berpesta, mereka justru menghadiri ritual kerasukan massal yang disebut "Sambatan".

"Acaranya bukan malam-malam, jadi bayangkan ini bukan film yang menyeramkan atau horor," ujar Wregas saat ditemui di Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2026.

Dalam ritual ini, terdapat sosok yang disebut "Pelamun", yakni warga yang menari dan mengosongkan pikiran agar dapat dirasuki roh binatang.

Proses kerasukan ini dikendalikan oleh Guru Asri, karakter yang diperankan Anggun C. Sasmi. Sebagai pencipta "Alam Sambatan", Guru Asri menghadirkan dimensi halusinasi yang penuh keindahan, mulai dari hamparan bunga hingga aliran air yang menenangkan.

Uniknya, warga bisa memilih roh binatang apa yang ingin mereka rasakan sensasinya, layaknya memesan lagu kepada seorang DJ.

"Ibaratnya kalau di klub kita bisa memilih musik ke DJ, di sini mereka bisa memilih, 'Aku mau roh semut' atau 'Aku mau roh macan'," jelas sutradara peraih Piala Citra berusia 33 tahun ini.

Proses transfer kesadaran warga ke dalam alam halusinasi tersebut dilakukan oleh Bayu, karakter yang diperankan aktor Angga Yunanda. Sebagai seorang "Perasuk", Bayu memiliki tugas krusial dalam ritual ini dengan menggunakan alat musik.

Baca Juga: Peran Sentral Cinta Laura di Film Para Perasuk yang Tembus Sundance 2026

Namun, kedamaian Desa Latas terancam ketika perusahaan raksasa bernama Wanaria datang. Mereka berniat menggusur mata air keramat di desa tersebut untuk dijadikan lokasi pabrik dan hotel mewah.

Konflik pun memuncak saat Bayu berjuang memenangkan sayembara Perasuk terbaik demi menyelamatkan desa, dibantu oleh Laksmi (Maudy Ayunda) yang sedang mencari ketenangan.

Penasaran dengan kelanjutan kisahnya? Saksikan film Para Perasuk di bioskop mulai 23 April 2026.

Load More