Suara.com - Kebijakan Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menyewa puluhan mobil listrik untuk kendaraan dinas memicu polemik di kalangan publik.
Bagaimana tidak, nilai kontrak sewa kendaraan dinas listrik itu mencapai Rp14 miliar setiap tahun.
Anggaran tersebut digunakan untuk menyewa 72 unit mobil listrik yang akan dipakai sebagai kendaraan operasional pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.
Namun sejumlah pihak menilai angka tersebut menimbulkan kejanggalan karena nilai sewanya hampir setara dengan harga mobil baru di pasaran.
Jika dihitung secara sederhana, biaya sewa Rp14 miliar untuk 72 mobil listrik berarti sekitar Rp194,4 juta per unit setiap tahun.
Angka itu dianggap terlalu tinggi karena harga mobil listrik yang beredar di pasar Indonesia berkisar antara Rp200 juta hingga Rp240 juta.
Dengan demikian, biaya sewa satu unit mobil listrik selama setahun dinilai hampir mencapai 97 persen dari harga pembelian mobil baru.
Kondisi tersebut membuat kebijakan ini dianggap tidak efisien karena pemerintah hampir membayar harga penuh mobil hanya untuk pemakaian satu tahun.
Baca Juga: Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
Selain itu, klaim penghematan anggaran yang disebut mencapai Rp6 hingga Rp7 miliar juga dinilai tidak tepat oleh sejumlah pengamat.
Pasalnya, jumlah 72 mobil listrik tersebut hanya sekitar 2,3 persen dari total kendaraan dinas yang dimiliki Pemerintah Provinsi NTB.
Di sisi lain, biaya perawatan kendaraan dinas lama sebelumnya hanya sekitar Rp1,8 miliar per tahun.
Jika dibandingkan dengan biaya sewa Rp14 miliar, kebijakan ini justru dinilai menambah beban anggaran daerah hingga sekitar Rp12,2 miliar.
Kritik juga muncul karena kebijakan tersebut dianggap tidak sejalan dengan kondisi infrastruktur di beberapa wilayah NTB.
Sebagai contoh, warga di Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, sempat memperbaiki jalan rusak secara swadaya karena minimnya perhatian pemerintah.
Berita Terkait
-
Strategi Harga GAC Indonesia di Tengah Ketidakpastian Insentif Mobil Listrik
-
BYD Siap Guncang Dunia Balap, Formula 1 dan WEC Jadi Target Utama?
-
Tips Mudik Lebaran 2026 Tetap Nyaman Pakai Mobil Listrik Changan Lumin
-
Rekomendasi Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2026, Punya Jarak Tempuh Jauh
-
Lokasi SPKLU Jalur Mudik Trans Jawa 2026, Pengguna Mobil Listrik Wajib Tahu
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Tak Terkait Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis SAM, Ustaz Solmed Tunjukkan Bukti Tak Terbantahkan
-
Heboh, Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia
-
Takut Buka Luka Lama, Atta Halilintar Enggan Komentari Pernyataan Aurel Soal Cerai Jika Diselingkuhi
-
Vidi Aldiano Ternyata Sempat Pusing Digugat Rp 24,5 Miliar, Raffi Ahmad: Gue Jagain dari Belakang
-
Terseret Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis Inisial SAM, Ustaz Solmed Meradang: Nama Saya SMM
-
Promosi Cokelat Premium Murah, Aurel Hermansyah Dituding Lakukan Pembohongan Publik
-
Azizah Salsha Go Public Punya Pacar Baru, Videonya Diduga di Kamar Viral
-
Ustaz Kondang Inisial SAM Dipolisikan Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis, Nama Solmed Terseret