Otomotif / Mobil
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:54 WIB
Mitsubishi Eclipse. (Drive Place)
Baca 10 detik
  • Mitsubishi meluncurkan Eclipse Sportback 2027 sebagai crossover listrik murni di pasar Amerika Utara pada akhir tahun 2026 mendatang.
  • Kendaraan ini merupakan hasil rekayasa ulang dari platform Nissan Leaf melalui kolaborasi aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi untuk menekan biaya pengembangan.
  • Model ini dilengkapi baterai berkapasitas 52 kWh atau 75 kWh dengan jangkauan jarak tempuh mencapai 488 kilometer standar EPA.

Suara.com - Ingat dengan Mitsubishi Eclipse yang dulu dikenal sebagai mobil sport coupe legendaris? Nama besar tersebut resmi bangkit kembali, namun bukan dalam wujud mobil dua pintu yang lincah di lintasan balap.

Mitsubishi telah mengumumkan kehadiran Mitsubishi Eclipse Sportback 2027, sebuah crossover bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur di pasar Amerika Utara pada akhir tahun 2026 ini.

Langkah ini mengejutkan banyak pihak karena Eclipse Sportback sejatinya adalah hasil rekayasa ulang atau rebadge dari mobil listrik Nissan Leaf generasi terbaru menurut Carscoops.

Fenomena ini terjadi berkat kolaborasi erat dalam aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, di mana para anggota saling berbagi platform dan teknologi untuk menekan biaya riset serta pengembangan.

Bagi kamu yang berharap pada penerus sejati dari model tahun 1989-2011, wujud baru sebagai SUV listrik ini mungkin akan terasa sangat berbeda.

Secara visual, siluet mobil ini hampir identik dengan Nissan Leaf, terutama pada bagian profil samping dan garis atap fastback yang khas.

Namun, Mitsubishi memberikan identitas unik melalui perubahan pada bagian depan dan belakang. Bumper depan mendapatkan desain gril baru dengan saluran udara horizontal yang mengedepankan aspek aerodinamis.

Lampu depan LED-nya juga dibuat sedikit berbeda tanpa garis trim hitam yang menghubungkan kedua sisi, serta bagian belakang yang memiliki grafis lampu LED kustom dan pintu bagasi yang lebih bersih tanpa aksen hitam mengkilap milik Nissan.

Mitsubishi Eclipse EV. (Drive Place)

Untuk urusan performa, mobil ini berdiri di atas arsitektur CMF-EV yang juga digunakan oleh model-model listrik modern dari Nissan dan Renault.

Baca Juga: Nissan Leaf Bekas Harganya Tinggal Segini, Mending Mana dari Mobil Listrik Murah China?

Di balik kap mesinnya, konsumen akan mendapatkan pilihan paket baterai 52 kWh atau 75 kWh. Motor listrik tunggalnya mampu menghasilkan tenaga antara 174 hp (130 kW) hingga 214 hp (160 kW).

Jarak tempuhnya pun cukup mumpuni untuk mobilitas modern, yakni mencapai 303 mil atau sekitar 488 km berdasarkan standar EPA, bahkan diklaim hingga 604 km pada standar WLTP untuk varian tertentu.

Meskipun bagian interiornya belum dipamerkan secara resmi, para ahli memperkirakan kabinnya akan sangat mirip dengan Nissan Leaf yang sudah dibekali layar ganda berukuran 12,3 hingga 14,3 inci.

Mitsubishi kemungkinan hanya akan menyematkan logo tiga berlian pada roda kemudi serta memberikan sentuhan minimalis lainnya.

Strategi menggunakan platform Nissan ini dianggap sebagai langkah cerdas dan efisien bagi Mitsubishi untuk tetap bersaing di pasar kendaraan listrik tanpa harus mengeluarkan dana jumbo untuk mengembangkan model dari nol.

Kehadiran Eclipse Sportback akan menjadi bagian dari rencana besar Mitsubishi yang ingin merilis setidaknya satu kendaraan baru atau revisi signifikan setiap tahun hingga 2030.

Setelah peluncuran di Amerika Serikat dan Kanada, pihak perusahaan juga membuka kemungkinan untuk membawa model ini ke pasar lain, termasuk Australia, tergantung pada ketersediaan versi setir kanan dan kebutuhan pasar setempat.

Dengan harga yang kompetitif dan efisiensi platform aliansi, Mitsubishi berharap 'zombie' elektrik ini bisa diterima oleh generasi baru pengguna mobil yang lebih mengutamakan kepraktisan crossover dibandingkan kecepatan sebuah coupe.

Load More