Suara.com - Viral di media sosial, seorang pria asal Bali bernama Hercules menuai sorotan setelah meminta umat Islam tidak menggelar takbiran di luar rumah saat Nyepi.
Dalam video yang beredar luas, Hercules berbicara dengan nada tegas bahkan terlihat melotot saat menyampaikan pendapatnya tentang pelaksanaan takbiran.
Dia menilai kegiatan takbiran di jalanan berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu yang sedang menjalankan rangkaian ibadah Nyepi.
Hercules bahkan melontarkan pertanyaan provokatif yang langsung memancing perdebatan di media sosial.
"Nyepi apa takbiran, kau berpihak ke mana?" ujar Hercules dalam video yang kemudian ramai dibagikan di berbagai platform.
Dia juga menegaskan bahwa sebagai orang Bali dirinya memilih berpihak pada perayaan Nyepi yang merupakan hari raya penting bagi umat Hindu.
"Namanya juga hari raya Nyepi. Hargailah sedikit. Kenapa? Nyepi itu amati geni, amati karya, amati lelungan, amati lelangon," ucapnya.
Menurut Hercules, takbiran adalah acara besar bagi umat Islam sehingga seharusnya tetap bisa dilaksanakan tanpa harus menimbulkan kegaduhan.
Baca Juga: Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
"Tapi kalau bisa, takbirannya ya di rumah masing-masing atau di kos-kosan masing-masing," kata Hercules dengan nada tegas.
Dia juga meminta masyarakat memahami makna Nyepi yang mengharuskan umat Hindu menjalani berbagai pantangan selama sehari penuh.
"Janganlah membikin suasana kegaduhan seperti ini. Hargailah dan mengertilah sedikit makna dari Nyepi," lanjutnya.
Hercules bahkan menyebut aturan yang sudah ada bisa saja diubah jika dianggap mengganggu pelaksanaan Nyepi di Bali.
"Kalau aturannya sudah berjalan dan diperbolehkan oleh Gubernur, ya bisa diubah kok. Diubah sekarang mulai dari sekarang," ujarnya.
Pernyataan tersebut langsung memicu beragam komentar dari warganet yang sebagian besar menekankan pentingnya menjaga kerukunan.
Berita Terkait
-
Mengintip Tren Wellness di Bali, Saat Pengalaman Air Jadi Daya Tarik Baru Industri Hospitality
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
-
Menikmati Seafood Segar dengan Panorama Sunset yang Ikonik di New Furama
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123