Entertainment / Gosip
Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:28 WIB
Sambil Melotot, Pria Bali Ini Larang Umat Islam Takbiran di Luar saat Nyepi (TikTok)

Suara.com - Viral di media sosial, seorang pria asal Bali bernama Hercules menuai sorotan setelah meminta umat Islam tidak menggelar takbiran di luar rumah saat Nyepi.

Dalam video yang beredar luas, Hercules berbicara dengan nada tegas bahkan terlihat melotot saat menyampaikan pendapatnya tentang pelaksanaan takbiran.

Dia menilai kegiatan takbiran di jalanan berpotensi mengganggu kekhusyukan umat Hindu yang sedang menjalankan rangkaian ibadah Nyepi.

Hercules bahkan melontarkan pertanyaan provokatif yang langsung memancing perdebatan di media sosial.

"Nyepi apa takbiran, kau berpihak ke mana?" ujar Hercules dalam video yang kemudian ramai dibagikan di berbagai platform.

Dia juga menegaskan bahwa sebagai orang Bali dirinya memilih berpihak pada perayaan Nyepi yang merupakan hari raya penting bagi umat Hindu.

"Namanya juga hari raya Nyepi. Hargailah sedikit. Kenapa? Nyepi itu amati geni, amati karya, amati lelungan, amati lelangon," ucapnya.

Menurut Hercules, takbiran adalah acara besar bagi umat Islam sehingga seharusnya tetap bisa dilaksanakan tanpa harus menimbulkan kegaduhan.

Baca Juga: Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu

"Tapi kalau bisa, takbirannya ya di rumah masing-masing atau di kos-kosan masing-masing," kata Hercules dengan nada tegas.

Dia juga meminta masyarakat memahami makna Nyepi yang mengharuskan umat Hindu menjalani berbagai pantangan selama sehari penuh.

"Janganlah membikin suasana kegaduhan seperti ini. Hargailah dan mengertilah sedikit makna dari Nyepi," lanjutnya.

Hercules bahkan menyebut aturan yang sudah ada bisa saja diubah jika dianggap mengganggu pelaksanaan Nyepi di Bali.

"Kalau aturannya sudah berjalan dan diperbolehkan oleh Gubernur, ya bisa diubah kok. Diubah sekarang mulai dari sekarang," ujarnya.

Pernyataan tersebut langsung memicu beragam komentar dari warganet yang sebagian besar menekankan pentingnya menjaga kerukunan.

Load More