Bola / Bola Dunia
Kamis, 11 Juni 2026 | 13:47 WIB
Respons bek Real Madrid, Dean Huijsen usai dirinya tidak masuk skuad Spanyol di Piala Dunia 2026. (Instagram/@deanhuijsen)
Baca 10 detik
  • Bek Real Madrid, Dean Huijsen, menghabiskan masa libur kompetisi tahun 2026 dengan berlatih di pusat latihan Bali United.
  • Huijsen berlatih bersama pemain keturunan Indonesia, Kaya Symons, yang merupakan rekan lamanya saat membela Timnas Belanda kelompok umur.
  • Kaya Symons kini fokus berkarier di Belanda bersama klub De Graafschap setelah proses naturalisasinya ke Indonesia tidak berlanjut.

Suara.com - Bek muda milik Real Madrid, Dean Huijsen kedapatan tengah menikmati waktu senggangnya di Bali.

Menariknya selama berada di Pulau Dewata, pemain Timnas Spanyol tersebut terpantau tetap menjaga kondisi fisiknya dengan berlatih di pusat latihan (TC) Bali United bersama seorang pemain keturunan Indonesia, Kaya Symons.

Kehadiran Huijsen di Bali menyedot perhatian tersendiri pasca-berakhirnya musim kompetisi 2025/2026.

Di kala para bintang dunia lainnya disibukkan dengan agenda padat Piala Dunia 2026 maupun laga persahabatan FIFA Matchday, bek berusia 21 tahun ini memilih bertolak ke Indonesia setelah namanya tidak disertakan dalam skuad Spanyol untuk turnamen akbar tersebut.

Di sela-sela liburannya, ia giat berlatih bersama Kaya Symons, bek kiri muda keturunan Indonesia yang kini meretas karier di kompetisi kasta kedua Belanda bersama De Graafschap.

Bagi pencinta sepak bola tanah air, nama Symons sebenarnya tidaklah asing karena pemain kelahiran 31 Maret 2005 tersebut sempat masuk dalam radar naturalisasi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20.

Pemain bertahan serbabisa ini diketahui mewarisi darah keturunan Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Kota Medan, Sumatra Utara.

Garis keturunan tersebut membuat pelatih Indra Sjafri sempat menemui Symons secara langsung di Belanda pada awal tahun 2024 guna menjajaki peluang memboyongnya demi target lolos ke Piala Dunia U-20.

Meskipun demikian, proses naturalisasinya tidak berlanjut, dan PSSI lebih memilih untuk merampungkan berkas pemain keturunan lainnya seperti Jens Raven, Tim Geypens, serta Dion Markx.

Baca Juga: Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia

Symons pun kini memilih fokus mengembangkan bakatnya di Belanda bersama De Graafschap.

Sepanjang musim kompetisi 2025/2026 di Keuken Kampioen Divisie, ia menjadi andalan utama dengan membukukan total 37 penampilan serta menyumbangkan satu gol dan tiga assist.

Kebersamaan Symons dan Huijsen di TC Bali United sejatinya bukanlah hal yang mengejutkan.

Kedua pemain muda ini telah saling mengenal sangat dekat sejak sama-sama membela panji Timnas Belanda kelompok umur.

Pada tahun 2023 silam, keduanya merupakan pilar penting di lini belakang skuad Belanda U-19.

Mereka bahkan pernah bermain bahu-membahu mengawal pertahanan De Oranje muda saat menundukkan perlawanan Italia U-19 dengan skor 2-0 dalam sebuah laga uji coba pada 11 September 2023 silam.

Kaya Symons, Calon Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia U-20. (Instagram/@kayasymons)

Meskipun sempat meniti karier junior bersama di Belanda, takdir internasional kedua pemain bertahan ini pada akhirnya berjalan ke arah yang berbeda.

Symons tetap melanjutkan loyalitasnya bersama tim nasional Belanda, sedangkan Huijsen mengambil keputusan besar untuk berpindah federasi guna memperkuat Timnas Spanyol.

Bek tangguh kelahiran Amsterdam tersebut memang tumbuh besar di Spanyol setelah keluarganya memutuskan pindah ke negara semenanjung Iberia tersebut sejak dirinya masih kecil, hingga akhirnya ia dipercaya menembus skuad Spanyol U-21 dan berhasil mencatatkan debut di tim nasional senior.

Load More