Suara.com - Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan pandangan teologis Islam tentang konsep agama dan para nabi saat berbincang bersama Daniel Mananta dalam podcast Kasisolusi.
Dalam percakapan tersebut, Khalid Basalamah menjelaskan konsep tauhid sekaligus pandangan Islam mengenai kesinambungan risalah para nabi sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhammad.
Dia menegaskan bahwa dalam keyakinan umat Islam, agama yang diturunkan Allah sejak awal hanyalah satu, yakni Islam.
"Dalam keyakinan umat Islam, agama itu cuma satu yang Allah turunkan, tidak pernah ada agama lain," kata Ustaz Khalid Basalamah seperti dikutip pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Menurutnya, para nabi yang dikenal dalam sejarah keagamaan sebenarnya membawa pesan yang sama tentang tauhid dan kepatuhan kepada Allah.
Dia menyebut sejumlah nabi seperti Nabi Adam, Nabi Idris, Nabi Hud, Nabi Shalih, Nabi Syuaib, Nabi Sulaiman, Nabi Daud, Nabi Musa, Nabi Isa, hingga Nabi Ilyasa.
"Jadi Nabi Adam, Nabi Idris, Hud, Shalih, Syuaib, Sulaiman, Daud, Musa, Isa, Ilyasa, semuanya ini Muslim," ujar Khalid Basalamah.
Khalid Basalamah kemudian menjelaskan bahwa Nabi Muhammad bukan membawa agama baru, melainkan melanjutkan risalah yang sudah disampaikan nabi sebelumnya.
Baca Juga: Terseret Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis Inisial SAM, Ustaz Solmed Meradang: Nama Saya SMM
"Jadi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam itu cuma melanjutkan estafet itu saja, ini bukan agama baru," lanjutnya.
Dia juga mengutip ayat Al-Qur’an untuk menegaskan pandangan tersebut, yakni Surah Ali Imran ayat 19.
"Makanya Allah kekalkan dalam Al-Qur'an dalam surah Ali Imran ayat 19, Innaddina 'indallohil Islam, agama di sisi Allah hanya Islam," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Khalid Basalamah juga menyampaikan sebuah perumpamaan yang pernah disampaikan Nabi Muhammad mengenai hubungan dirinya dengan nabi sebelumnya.
"Perumpamaan aku dengan nabi-nabi sebelumku seperti bangunan sangat mewah, tetapi ada satu tempat batu bata yang kosong," tutur Khalid Basalamah.
Dia melanjutkan bahwa Nabi Muhammad diibaratkan sebagai batu bata terakhir yang menyempurnakan bangunan tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Inara Rusli Sebut Janda Tak Perlu Wali Nikah, Ceramah Ustaz Khalid Basalamah Kembali Viral
-
Selamat Tinggal MTV: Mengenang VJ Ikonik Era Kejayaan
-
Bertemu Ruben Onsu, Ustaz Khalid Basalamah Tawarkan Belajar Islam Secara Privat
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Haji yang Menyeret Nama Khalid Basalamah
-
Fakta-fakta Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Miliaran ke KPK, Terjebak 'Jasa Haram' Maktab VIP
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim