Entertainment / Gosip
Rabu, 18 Maret 2026 | 08:05 WIB
Sheila Dara dan Fita Anggriani (Instagram/@fitaanggriani)

"Secara etika yang berlaku umum di masyarakat maupun profesional, tindakan tersebut dianggap kurang etis atau bahkan bisa disebut tidak etis," bunyi unggahan Reza Chandika di Instagram Story.

"Menggunakan berita duka sebagai 'jembatan' (bridging) untuk konten promosi atau pekerjaan komersial sering kali dianggap sebagai tindakan yang mengeksploitasi kesedihan demi keuntungan materi," lanjutnya.

Postingan Reza Chandika ini juga diunggah ulang oleh Fita Anggriani dan Enzy Storia di Instagram Story mereka masing-masing.

Sementara itu, Emy Aghnia sendiri sudah menghapus video yang terkait dan mengungkapkan permintaan maaf di media sosialnya.

Tanpa bermaksud membela diri, dia mengakui kalau menyatukan pesan mendiang Vidi dan penyebutan nama brand di video yang sama adalah sebuah kesalahan.

"Saya sepenuhnya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan dengan menyertakan video pesan almarhum yang menyatakan bahwa 'harta dunia tidak selalu membawa kebahagiaan, terutama ketika seseorang menghadapi cobaan kesehatan'. Video tersebut sebenarnya telah saya hapus beberapa menit setelah diunggah," kata Emy Aghnia di Instagram.

"Saya menyadari bahwa penyampaian saya, terutama dengan adanya penyebutan nama brand dalam konteks tersebut, adalah sesuatu yang tidak tepat," ungkapnya.

Kontributor : Yoeni Syafitri Sekar

Baca Juga: Aldi Taher Kenang Vidi Aldiano, Dukungan Tulus untuk Bisikan Jenazah Tak Terlupakan

Load More