- Netizen mengkritik Keenan Nasution karena gugatan miliaran rupiah dianggap memperburuk kondisi Vidi Aldiano hingga wafat.
- Kuasa hukum Keenan menegaskan hak hukum untuk memperjuangkan kepemilikan meski publik melakukan boikot bisnis keluarga.
- Keenan tetap melanjutkan proses hukum hingga kasasi demi kepastian hukum atas hak cipta dan ekonomi lagu "Nuansa Bening".
Minola menegaskan bahwa dalam kacamata hukum, tidak ada dispensasi khusus bagi pihak yang sedang sakit untuk dilepaskan dari tuntutan perdata.
Minola memberikan perbandingan dengan kasus hukum lain, seperti mantan Gubernur Papua, di mana proses hukum tetap berjalan meski yang bersangkutan dalam kondisi kesehatan yang buruk.
"Hukum memang tidak membuat ada dispensasi dan mengistimewakan tergugatnya meskipun dalam keadaan yang sakit seperti itu. Karena proses itu tidak dilanjutkan hanya kalau terdakwanya meninggal dunia dalam konteks hukum pidana," jelasnya.
Lebih jauh, Minola mengklaim alasan mendasar kliennya tetap berjuang hingga titik terakhir adalah demi "kepastian hukum".
Bagi Keenan Nasution dan Rudi Pekerti, sengketa ini bukan sekadar soal uang, melainkan soal pengakuan hak moral dan ekonomi sebagai pencipta lagu yang telah digunakan secara komersial selama 16 tahun tanpa transparansi yang jelas.
"Ini kan kita bicara masalah kepastian hukum. Sangat berguna sekali untuk kedua belah pihak. Jadi ada satu kepastian bagi klien kami sebagai composer bahwa memang haknya dia itu memang ada dan dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta. Ada hak ekonominya, ada juga hak moralnya. Ini yang mau diperjuangkan oleh Keenan dan Pak Rudi," beber Minola.
Pihak Keenan memandang bahwa menuntaskan kasus ini hingga ada putusan inkrah dari Mahkamah Agung adalah langkah terbaik agar tidak ada masalah yang menggantung di masa depan.
Menurutnya, justru dengan adanya putusan hukum yang jelas, semua pihak, termasuk ahli waris almarhum, akan memiliki pegangan yang legal dan tidak lagi saling curiga secara emosional.
"Kepastian itu akan lebih baik untuk semua pihak agar kita tahu, kita tidak meninggalkan masalah. Kita tidak meninggalkan sesuatu yang belum selesai. Jadi memang harusnya kita melihatnya secara clear, secara tenang, secara damai, jadi nggak melihatnya secara emosional," ungkapnya lagi.
Baca Juga: Blunder Parah! Pakai Video Sakit Vidi Aldiano Buat Jualan, Emy Aghnia Minta Maaf
Sebagai pengingat, masalah ini bermula ketika Vidi Aldiano mulai mempopulerkan kembali lagu "Nuansa Bening" pada tahun 2008.
Pihak Keenan mengklaim izin yang diberikan saat itu hanya untuk format fisik, namun pada kenyataannya lagu tersebut digunakan luas secara digital dan komersial selama belasan tahun.
Konflik memanas pada 2024 saat tawaran uang "tanda terima kasih" sebesar Rp50 juta dari pihak Vidi ditolak oleh Keenan karena dianggap tidak sebanding dengan penggunaan lagu selama ini.
Kini, meskipun Vidi Aldiano telah tiada, Keenan Nasution tetap memilih jalur hukum melalui kasasi untuk membuktikan adanya pelanggaran hak cipta.
"Semua orang kan berhak untuk memperjuangkan apa yang menjadi haknya dia. Kami akhirnya memberikan pernyataan ini agar tidak menimbulkan tanda tanya dan opini yang berkembang secara keliru," pungkas Minola menutup pembicaraan.
Berita Terkait
-
Vidi Aldiano Berpulang, Gugatan Hak Cipta Nuansa Bening Tetap Berlanjut ke Tingkat Kasasi
-
Sahabat Vidi Aldiano Maafkan Kelakuan Emy Aghnia, Tapi Tolak Melupakan
-
Amal Jariyah untuk Sahabat, Shireen Sungkar Bangun Sumur Wakaf Atas Nama Vidi Aldiano
-
Deretan Kontroversi Emy Aghnia, Terbaru Jadikan Kematian Vidi Aldiano Konten Endorsement
-
Aib Emy Aghnia Dikuliti Usai Bikin Konten Duka Vidi Aldiano, Diduga Pernah Dikeluarkan dari Ponpes
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Aurel Hermansyah Siap Hamil Lagi, Atta Halilintar Girang: Lebaran Tahun Depan Ada Baby Boy
-
Kunjungi Rutan Pondok Bambu, Rieke Diah Pitaloka Ungkap Kondisi Nikita Mirzani DropJelang Lebaran
-
Ustaz Yusuf Mansur Umumkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026, Simak Dasar Penetapannya!
-
Kolaborasi Ratusan Kreator, Pelangi di Mars Tawarkan CGI dan VFX Berkelas
-
Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?
-
Foto Wanita Ditemukan Bersama Darah dan Buhul Santet, Korban Muncul di Medsos
-
5 Kejutan Trailer Dune: Part Three, Ada Robert Pattinson Tampil Manglingi
-
Sinopsis Film Dune: Part Three, Robert Pattinson Jadi Antagonis
-
Sahabat Vidi Aldiano Maafkan Kelakuan Emy Aghnia, Tapi Tolak Melupakan
-
Sinopsis Cellar Door: Uji Nyali Jordana Brewster di Balik Misteri Pintu Terlarang