- Angga Yunanda menunjukkan dedikasi tinggi dengan bertransformasi menjadi "manusia silver" demi film terbaru garapan Wregas Bhanuteja, Para Perasuk.
- Proses pengecatan dilakukan sangat tebal dan detail agar warna silver terlihat sempurna di kamera film, namun bagian tersulit adalah saat membersihkannya dari tubuh.
- Film yang dijadwalkan tayang 23 April 2026 ini mengusung tema unik tentang pesta kerasukan dan dibintangi sederet aktor papan atas termasuk Anggun C. Sasmi.
Suara.com - Aktor Angga Yunanda menunjukkan dedikasi penuh saat memerankan karakternya dalam film terbaru karya sutradara Wregas Bhanuteja, Para Perasuk.
Dalam salah satu scene, Angga tampil sebagai manusia silver. Cuplikan penampilan sang aktor bahkan sempat viral di media sosial.
Proses transformasi menjadi manusia silver diakuinya tidak mudah. Angga menjelaskan bahwa cat yang digunakan harus sangat tebal untuk mendapatkan warna silver yang pas di depan kamera film.
"Memang tebal banget, karena cukup susah untuk bisa mencapai warna se-silver itu. Apalagi kamera film berbeda, jadi apa yang terlihat secara langsung belum tentu sama seperti di kamera. Jadi benar-benar harus diaplikasikan dengan detail sampai ke sela-sela terkecil," kata Angga Yunanda saat jumpa pers di Tebet, Jakarta Selatan pada Senin, 30 Maret 2026.
Namun, tantangan terberat menurutnya bukanlah saat proses pengecatan atau pengambilan gambar. Angga mengaku justru mengalami kesulitan saat harus membersihkan cat silver dari seluruh tubuhnya.
"Jadi yang paling susah sebenarnya bukan saat pengaplikasian atau syutingnya, tetapi saat melepasnya. Membersihkannya itu susah sekali," ujar Angga.
Para Perasuk merupakan film panjang ketiga dari sutradara Wregas Bhanuteja.
Film ini mengangkat sebuah cerita fiksi mengenai desa di mana fenomena kerasukan justru menjadi sebuah pesta kegembiraan bagi warganya.
Tokoh utama, Bayu (diperankan oleh Angga Yunanda), berkompetisi untuk menjadi perasuk terbaik di desanya.
Baca Juga: Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
Film yang dijadwalkan tayang pada 23 April 2026 ini juga dibintangi oleh sederet aktor dan aktris ternama seperti Anggun C. Sasmi, Maudy Ayunda, Chicco Kurniawan, Bryan Domani, Indra Birowo, dan Ganindra Bimo.
Berita Terkait
-
Sepi Penonton, Film Para Perasuk Dikritik Gara-Gara Casting Kurang Ndeso
-
5 Film Terbaru di Minggu Ini, Ada Para Perasuk hingga The Drama
-
Bongkar Dualisme Film Para Perasuk
-
Ulasan Film Para Perasuk: Menggali Sisi Gelap Manusia Lewat Ritual Budaya
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional
-
GJF International 2026: Menikmati Musik Jazz Berasa di Eropa
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan