- Gubernur Jabar berniat memboyong gajah jantan dari Sumatera dan menanggung seluruh biayanya demi memberikan pasangan bagi gajah betina yang kesepian di Bandung Zoo.
- Aktivis lingkungan ini menyarankan agar dana tersebut dialokasikan untuk mengurus satwa yang sudah ada, alih-alih menambah koleksi baru di kebun binatang.
- Melanie menawarkan solusi untuk mengirim balik gajah betina ke Way Kambas agar bisa hidup lebih lestari di habitat aslinya daripada mendatangkan gajah baru.
Suara.com - Dedi Mulyadi belum lama ini mengunjungi Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Ia kemudian menaruh perhatian khusus pada kondisi satwa di sana yang dinilai membutuhkan perbaikan.
Saat berkeliling, pria yang akrab disapa KDM itu menghampiri kandang seekor gajah yang terlihat sendirian.
Sang Gubernur Jawa Barat itu bertanya mengenai kondisi gajah di sana.
Diketahui bahwa gajah tersebut merupakan jenis Gajah Sumatera yang berjenis kelamin betina. Namun, sang gajah ternyata sudah lama tidak memiliki pasangan karena ketiadaan pejantan di lokasi tersebut.
Dedi Mulyadi lantas berniat mendatangkan gajah pejantan dari Sumatera. Tanpa menunggu lama, sosok yang akrab disapa KDM tersebut menghubungi Menteri Kehutanan terkait izin.
Dedi Mulyadi Ia bahkan menawarkan diri secara spontan untuk menanggung seluruh biaya mendatangkan gajah baru dari pulau seberang.
"Bila perlu biaya hidupnya dari saya," sambung pria kelahiran Subang tersebut.
Tidak hanya soal gajah, Dedi Mulyadi juga berencana mengajukan izin resmi untuk menampung populasi binatang yang sudah berlebih.
Ia mengklaim memiliki areal halaman hutan yang sangat luas di kediaman pribadinya.
Baca Juga: Momen Dedi Mulyadi Kena Semprot Warga, Niat Bantu Malah Dituduh Penipu
"Di rumah saya ini kan areal halaman hutannya hampir 10 hektar. Nah maksud saya yang binatang-binatang yang over biar nanti saya populasinya nanti saya urus," jelasnya.
Niat Dedi Mulyadi mendapat tanggapan dari aktivis lingkungan sekaligus musisi, Melanie Subono.
Melalui media sosial, Melanie Subono memberikan ide lain. Alih-alih mendatangkan gajah, ia berpendapat uang Dedi Mulyadi dialokasikan untuk pelestarian gajah di alamnya.
"Gimana kalau Kang emang ADA uang untuk mengirim gajah baru, urus semua makanan nya dll, hmmm gimana kalau jumlah di pakai untuk mengurus ALL SATWA di sana, bukan menambah lagi?" tulis Melanie Subono di Instagram pada Rabu, 1 April 2026.
Opsi lainnya, Melanie Subono menawarkan agar gajah yang berada di kebun binatang tersebut dipindahkan ke Way Kambas. Ia memakai logika terbalik atau kontra, ketimbang pindahkan gajah ke kebun binatang, lebih baik dikembalikan ke habitatnya di alam.
"Kalau perlu sementara 2 betina disana KIRIM BALIK ke WAY KAMBAS kalau emang perlu pasangan," saran Melanie Subono.
Melanie Subono pun bersedia berdiskusi secara langsung dengan Dedi Mulyadi. Ia ingin mengajak sang politisi agar benar-benar menjadi sosok pahlawan bagi hewan-hewan malang di sana.
"Saya dengan hati akan senang kalau ada waktu untuk kita bisa ngobrol kang... ga apa saya samper ke sana juga," ucapnya.
Berita Terkait
-
Bulog Buka Gudang Bagi Mahasiswa UGM, Mahasiswa Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional