Entertainment / Film
Minggu, 05 April 2026 | 08:06 WIB
Laura Basuki, bintang film Yohanna saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 3 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Baca 10 detik
  • Aktris Laura Basuki membintangi film Yohanna arahan sutradara Robby Ertanto yang berhasil meraih penghargaan di Italia.
  • Film mengisahkan perjuangan biarawati menyalurkan bantuan kemanusiaan di Sumba yang terhambat akibat pencurian truk logistik bantuan.
  • Karya sinematografi yang akan tayang 9 April 2026 ini mengangkat realitas sosial, kultur, serta pesan moral universal.

Suara.com - Laura Basuki kembali menunjukkan taringnya di kancah perfilman lewat Yohanna. Film yang disutradarai Robby Ertanto itu bahkan meraih penghargaan di Riviera International Film Festival, Italia.

Film Yohanna mengisahkan perjuangan biarawati dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan pasca-bencana di Sumba. Namun, truk yang berisi bantuan tersebut dicuri.

Laura Basuki akan berperan sebagai suster Yohanna. Ia juga melihat realitas bagaimana kehidupan masyarakat yang berada di Sumba.

Laura Basuki, bintang film Yohanna saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 3 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

"Melihat bagaimana realita di Sumba, bagaimana anak-anak di sana ada yang terpaksa bekerja sampai nggak sekolah, terus banyak juga yang terlibat akhirnya ikut joki kuda segala macam," kata Laura Basuki ditemui di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 3 April 2026.

Sang sutradara, Robby Ertanto, juga ikut angkat bicara mengenai nilai edukasi serta pengenalan kultur yang ingin disampaikan melalui karya visual ini kepada masyarakat luas.

"Kita pengin teman-teman semua, khususnya penonton Indonesia melihat lebih dekat realitas-realitas yang ada di Indonesia gitu, terutama Sumba," jelas Robby Ertanto dengan antusias.

Meskipun menggunakan latar belakang agama Katolik yang kuat, Laura Basuki menilai bahwa pesan moral yang diusung dalam film ini sebenarnya bersifat sangat universal.

"Sebenarnya film ini menurut aku universal ya. Jadi memang dikemas sebagai suster, sebagai umat Katolik, tapi sebenarnya pesan yang ingin disampaikan itu universal," kata Laura Basuki.

Ia menambahkan,"bagaimana seorang yang mengalami pergolakan batin dengan imannya akhirnya menemukan kembali purpose hidupnya."

Baca Juga: Film Yohanna Siap Tayang di Indonesia, Angkat Kisah yang Menyentuh Hati

Laura Basuki bersama jajaran bintang film Yohanna saat konferensi pers di Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat, 3 April 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

Selain isu pergolakan iman, aktris yang memulai karier sejak 2008 ini juga merasa banyak belajar dari ketulusan serta kejujuran para pemeran anak-anak lokal di lokasi.

"Kita juga belajar banyak dari anak-anak kecil, karakter anak-anak ini, mungkin orang-orang dewasa bisa melihat kejujuran dan ketulusan yang dihadirkan anak-anak ini," sambungnya lagi.

Penasaran seperti apa film Yohanna? Saksikan di bioskop mulai 9 April 2026.

Load More