Entertainment / Gosip
Minggu, 05 April 2026 | 14:20 WIB
Ayah Pengantin di Purwakarta Tewas usai Tolak Kasih 'Jatah' Preman (Instagram)

Suara.com - Dampak dari aksi preman kampung menganiaya tuan rumah hajatan di sebuah kampung baru-baru ini jadi viral.

Dalam video yang beredar, salah satunya dibagikan akun @ckpinfo, terlihat seorang wanita mengenakan kebaya tampak lunglai.

Ia digendong beramai-ramai karena ketidakberdayaannya. Suara tangis juga terdengar cukup kencang dalam video viral tersebut.

Selain seorang wanita, ada pula seorang pria yang hanya mengenakan singlet hitam sedang berusaha dibangunkan oleh warga.

Menurut keterangan yang beredar, video viral itu direkam di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada Sabtu, 4 April 2026.

Tuan rumah hajatan disebut meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan sekelompok pria diduga preman kampung.

Mereka datang ke kediaman tuan rumah hajatan untuk meminta sejumlah uang 'jatah' minuman keras alias miras.

Karena tidak mendapatkan keinginannya, para preman kampung diduga menganiaya tuan rumah yang menikahkan anaknya hingga meninggal dunia.

Wanita dalam video adalah istri korban yang meninggal dunia. Sang istri pingsan karena tak kuasa menahan kesedihan.

Baca Juga: Viral Pasien Lansia Sesak Napas Tak Segera Ditangani, Petugas Klinik Asyik Main Gim

Menanggapi video viral tersebut, warganet mengutuk dan mendesak para preman kampung diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Ya ditangkep dong, bakar rame-rame," komentar akun @green.cheese***.

"Preman, ormas di Jawa Barat wajib dibinasakan, kalo perlu dipenjarakan kalo ada pungli-pungli kayak gitu," sahut akun @creativewith***.

"Coba lapor polisi," balas akun @aldovaler***.

Akun Instagram Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pun ramai-ramai disebutkan warganet sebagai laporan.

"@dedimulyadi71 pak ditindas pak," lapor akun @rizkyfadillah***.

Load More