- Eric Morotti resmi keluar dari Suffocation setelah 10 tahun menjabat sebagai drummer tepat di hari ulang tahunnya.
- Ia secara tegas menolak bekerja lagi dengan pecandu narkoba yang abusif dan lingkungan kerja yang meremehkan kesehatan mentalnya.
- Morotti kini fokus berkarier bersama band Sanguisugabogg dan sedang menjalani tur besar bersama Lamb of God.
Suara.com - Skena musik ekstrem dikejutkan dengan kabar pengunduran diri salah satu pilar penting dalam band legendaris, Suffocation.
Eric Morotti, sang penggebuk drum yang sudah memperkuat formasi band brutal death metal asal New York tersebut selama satu dekade terakhir, resmi mengumumkan pengunduran dirinya.
Morotti secara terbuka menyinggung adanya masalah internal yang sangat serius, mulai dari perilaku abusif hingga isu penyalahgunaan narkoba di dalam lingkaran band.
Kepergian Eric Morotti dari Suffocation diumumkan tepat pada hari ulang tahunnya melalui sebuah pernyataan emosional yang diunggah di kanal media sosial pribadinya.
Setelah 10 tahun berkontribusi dalam menjaga ritme brutal Suffocation, Morotti merasa inilah saat yang tepat bagi dirinya untuk memprioritaskan kesehatan mental dan harga dirinya.
Dalam pernyataannya, dikutip Sabtu, 11 April 2026, Morotti menekankan bahwa keputusan ini diambil demi evolusi pribadinya sebagai seorang musisi dan manusia.
"Ada titik dalam hidup di mana lu harus memilih DIRI SENDIRI! Lu harus memilih untuk berubah, berkembang, atau terjebak dalam rutinitas yang sama selamanya. Hari ini, di hari ulang tahun gue, gue memilih untuk menjauh dari Suffocation untuk memperpanjang kesehatan gue dan diri gue sendiri," tulis Morotti dengan nada tegas.
Berbeda dengan banyak perpisahan musisi yang biasanya berakhir dengan alasan klise "perbedaan visi musikal", Morotti justru memberikan alasan yang sangat spesifik dan mengejutkan.
Ia mengaku tidak lagi bisa mentoleransi lingkungan kerja yang dianggapnya tak sehat dan cenderung merusak.
Baca Juga: Band Legendaris Vicious Rumors Pecat Drummer, Gara-Gara Sering Repost Meme
Salah satu poin paling tajam dalam pernyataannya adalah tudingan mengenai adanya ketergantungan obat-obatan terlarang yang dilakukan secara abusif oleh pihak-pihak tertentu di sekitarnya saat berada di Suffocation.
"Gue nggak akan bekerja sama orang yang toxic. Pecandu narkoba yang abusif. Apalagi membiarkan mereka memerintah gue. Gue sudah diremehkan dan diinjak-injak terlalu lama," tegasnya.
Pernyataan ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan komunitas metal dunia, mengingat Suffocation adalah salah band ikonik yang memiliki pengaruh besar bagi band cadas, termasuk di Indonesia.
Meski cabut dari salah satu band paling prestisius di genre death metal, Eric Morotti tak lantas berhenti dari dunia musik.
Kini, ia justru merasa lebih bersemangat karena menemukan lingkungan yang ia impikan di band barunya, Sanguisugabogg.
Bagi Morotti, bergabung dengan Sanguisugabogg memberikannya perspektif baru tentang bagaimana seharusnya sebuah band bekerja sebagai satu kesatuan tim yang solid tanpa adanya ego yang berlebihan.
Tag
Berita Terkait
-
Studi: Daftar Band Metal dengan Lirik Paling Negatif
-
Ditinggal Berjamaah oleh Personel, As I Lay Dying Akhirnya Beri Keterangan Resmi
-
Jadi Korban Badai Helene, Gitaris Cannibal Corpse Kehilangan 90 Persen Harta Benda
-
Tampil dengan Formasi Horror Vision, Deadsquad Gelapkan Panggung Pestapora 2024
-
Kebut-kebutan Sampai 340 BPM, Tantangan Infernal Lamentations Merekam Revelation
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Plot Twist! Ananta Rispo Ketemu Polisi yang Mirip dengannya saat Lapor Kehilangan Helm
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya