- Aktor Yusuf Mahardika dan Zulfa Maharani membahas film Crocodile Tears di Jakarta pada 16 April 2026 mendatang.
- Film garapan Tumpal Tampubolon ini mengisahkan Johan yang hidup terisolasi di bawah kendali ibunya yang sangat protektif.
- Kehadiran Arumi memicu dinamika keluarga yang rumit dan telah meraih respons positif di festival film internasional.
Menariknya, isu mertua dan menantu yang diangkat dalam Crocodile Tears ternyata menuai respons positif saat diputar di festival luar negeri, salah satunya di Toronto International Film Festival.
Masalah keluarga rupanya menjadi bahasa universal yang bisa dipahami siapa saja.
"Ternyata meskipun itu ada di benua Amerika ya, banyak juga penonton di sana yang ternyata masih bisa relate banget. Berarti ini menunjukkan bahwa relasi ibu mertua dan juga menantu itu ternyata terjadi di mana-mana," kata Zulfa.
Yusuf menambahkan, film ini tidak bermaksud untuk mendikte penonton mengenai mana karakter yang benar atau salah.
Termasuk soal arti judul Crocodile Tears (air mata buaya), yang merujuk pada sisi manipulatif setiap manusia, persis seperti buaya yang mengeluarkan air mata saat mencabik mangsanya.
Melalui film ini, Yusuf berharap penonton yang sedang berada di situasi keluarga serupa merasa terwakili.
"Kami hanya menampilkan potret gimana ada keluarga yang hidupnya seperti ini, penuh cinta cuman ngerasa terkekang. Ini bentuk kami buat bilang kayak, 'Kalian enggak sendiri kok'," ucapnya.
Sementara itu, Zulfa berharap penonton pulang dengan pemahaman baru mengenai bentuk kasih sayang.
"Setelah nonton film ini, kalian bisa jadi memahami bahwa bentuk cinta manusia itu beda-beda. Dan itu yang perlu disadari untuk kita jadi lebih aware terhadap perbedaan itu," imbuhnya.
Baca Juga: The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
Crocodile Tears (Air Mata Buaya) adalah film drama thriller garapan sutradara dan penulis naskah Tumpal Tampubolon, yang diproduseri oleh Meiske Taurisia (Tala Media).
Film ini dibintangi oleh Yusuf Mahardika (sebagai Johan), Zulfa Maharani (sebagai Arumi), dan Marissa Anita (sebagai Mama).
Berlatar di sebuah penangkaran buaya di pinggiran Jakarta, ceritanya berpusat pada Johan, seorang pemuda yang hidup terisolasi di bawah kendali ibunya yang manipulatif dan sangat protektif.
Dinamika "beracun" ibu dan anak ini terancam hancur ketika seorang wanita bebas dan misterius bernama Arumi masuk ke dalam kehidupan mereka.
Film yang tayang perdana di ranah global seperti Toronto International Film Festival ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 7 Mei mendatang.
Berita Terkait
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Film Salmokji: Whispering Water Lagi Viral, Intip Sinopsis dan Jajaran Pemainnya
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Review Film Memory: Ketika Liam Neeson Melawan Waktu dan Dirinya Sendiri, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
-
Pulang ke Kampung Halaman, Rosyidah Sukses Kembangkan Usaha Hasil Laut Berkat Dukungan BRI
-
3 Sunscreen Korea Terbaik untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Termasuk Semifinal Kali Ini, Argentina Sudah 3 Kali Singkirkan Inggris dengan Menyakitkan!
-
Berbekal KUR BRI, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
-
Panduan Lengkap Memahami Status Rekening Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant BRI
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI
-
Pukul, Tendang lalu Menyeret: Sadisnya Oknum Satpam Aniaya Karyawati di Bintan
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI