Entertainment / Film
Kamis, 16 April 2026 | 19:45 WIB
Yusuf Mahardika dan Zulfa Maharani, pemeran utama film Crocodile Tears saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis, 16 April 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]
Baca 10 detik
  • Aktor Yusuf Mahardika dan Zulfa Maharani membahas film Crocodile Tears di Jakarta pada 16 April 2026 mendatang.
  • Film garapan Tumpal Tampubolon ini mengisahkan Johan yang hidup terisolasi di bawah kendali ibunya yang sangat protektif.
  • Kehadiran Arumi memicu dinamika keluarga yang rumit dan telah meraih respons positif di festival film internasional.

Menariknya, isu mertua dan menantu yang diangkat dalam Crocodile Tears ternyata menuai respons positif saat diputar di festival luar negeri, salah satunya di Toronto International Film Festival.

Masalah keluarga rupanya menjadi bahasa universal yang bisa dipahami siapa saja.

"Ternyata meskipun itu ada di benua Amerika ya, banyak juga penonton di sana yang ternyata masih bisa relate banget. Berarti ini menunjukkan bahwa relasi ibu mertua dan juga menantu itu ternyata terjadi di mana-mana," kata Zulfa.

Yusuf menambahkan, film ini tidak bermaksud untuk mendikte penonton mengenai mana karakter yang benar atau salah. 

Termasuk soal arti judul Crocodile Tears (air mata buaya), yang merujuk pada sisi manipulatif setiap manusia, persis seperti buaya yang mengeluarkan air mata saat mencabik mangsanya.

Yusuf Mahardika, pemeran utama film Crocodile Tears saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis, 16 April 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Melalui film ini, Yusuf berharap penonton yang sedang berada di situasi keluarga serupa merasa terwakili. 

"Kami hanya menampilkan potret gimana ada keluarga yang hidupnya seperti ini, penuh cinta cuman ngerasa terkekang. Ini bentuk kami buat bilang kayak, 'Kalian enggak sendiri kok'," ucapnya.

Sementara itu, Zulfa berharap penonton pulang dengan pemahaman baru mengenai bentuk kasih sayang. 

"Setelah nonton film ini, kalian bisa jadi memahami bahwa bentuk cinta manusia itu beda-beda. Dan itu yang perlu disadari untuk kita jadi lebih aware terhadap perbedaan itu," imbuhnya.

Baca Juga: The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya

Zulfa Maharani, pemeran utama film Crocodile Tears saat berkunjung ke kantor Suara.com di kawasan Palmerah, Jakarta Barat pada Kamis, 16 April 2026. [Suara.com/Tiara Rosana]

Crocodile Tears (Air Mata Buaya) adalah film drama thriller garapan sutradara dan penulis naskah Tumpal Tampubolon, yang diproduseri oleh Meiske Taurisia (Tala Media). 

Film ini dibintangi oleh Yusuf Mahardika (sebagai Johan), Zulfa Maharani (sebagai Arumi), dan Marissa Anita (sebagai Mama). 

Berlatar di sebuah penangkaran buaya di pinggiran Jakarta, ceritanya berpusat pada Johan, seorang pemuda yang hidup terisolasi di bawah kendali ibunya yang manipulatif dan sangat protektif. 

Dinamika "beracun" ibu dan anak ini terancam hancur ketika seorang wanita bebas dan misterius bernama Arumi masuk ke dalam kehidupan mereka. 

Film yang tayang perdana di ranah global seperti Toronto International Film Festival ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 7 Mei mendatang.

Load More