Suara.com - Sebuah unggahan viral dari akun @rumpi_gosip yang membedah realita finansial di balik pilihan sekolah negeri dan swasta.
Akun itu mengunggah ulasan seorang pria memberikan perspektif menohok bagi para orang tua yang seringkali terjebak dalam dilema antara gengsi dan fungsi pendidikan.
Dalam unggahannya, pria tersebut memberikan ilustrasi perbandingan yang sangat kontras mengenai biaya pendidikan selama 12 tahun.
"Lo mau masukin anak ke sekolah swasta. Tetangga lo masukin anaknya ke sekolah negeri. 12 tahun kemudian, anak tetangga lo masuk UI. Anak lo juga masuk UI. Tapi lo udah habis Rp400 juta lebih buat biaya sekolah," tulisnya mengawali utasannya.
"Tetangga lo? Rp40 juta. Selisihnya Rp360 juta. Dan hasilnya sama," sambungnya lagi.
Angka tersebut bukanlah tanpa dasar. Jika dibedah, SD Negeri umumnya gratis karena subsidi BOS, sementara SD swasta di kota besar bisa memakan uang pangkal Rp5-30 juta dengan SPP hingga Rp3 juta per bulan.
Belum lagi tingkat inflasi pendidikan swasta di Indonesia yang mencapai 10-15% per tahun, jauh di atas inflasi umum.
Artinya, biaya yang dibayarkan saat ini bisa membengkak berkali-kali lipat dalam satu dekade ke depan.
"Selisih Biayanya Sangat Jauh tapi Hasilnya Sama, Swasta Ga Selalu Kualitasnya Lebih Bagus tapi Fasilitas Mereka Lengkap dan Kurikulumnya Internasional. Olimpiade Tingkat Nasional Pun Kebayakan dari Negeri," tegasnya melihat dari sisi kualitas.
Baca Juga: Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
Dia juga menambahkan olimpiade sains, matematika, fisika tingkat nasional mayoritas pemenangnya adalah siswa sekolah negeri.
Ini karena sekolah negeri unggulan memiliki persaingan masuk yang ketat sehingga kualitas input siswanya sangat tinggi.
Namun, sekolah swasta tetap memiliki keunggulan kompetitif yang menjadi daya tarik bagi "circle" tertentu.
"Fasilitas lebih lengkap. Rasio siswa per guru lebih kecil, jadi anak dapat perhatian lebih. Kurikulum lebih fleksibel, banyak yang pakai kurikulum internasional," katanya.
Lingkungan yang lebih homogen juga menjadi pertimbangan bagi orang tua yang ingin memilih lingkungan pergaulan tertentu bagi anaknya.
Salah satu poin paling menarik adalah mengenai peluang investasi dari selisih biaya tersebut.
Berita Terkait
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Minta Maaf Soal Renovasi Mewah, Cincin Blue Sapphire Gubernur Rudy Mas'ud Malah Bikin Gagal Fokus
-
Belajar di Kelas Rusak, Puluhan Siswa SD di Tasikmalaya Bertahan dalam Keterbatasan
-
Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral
-
Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Taksi Green SM Berulah Lagi, Tabrak Pemotor Tapi Ogah Minta Maaf
-
Kenapa Elly Sugigi Gemar Sekali Bikin Pernikahan Gimik?
-
Nekat Gali Kuburan, Pria Ini Bawa Kerangka Kakaknya ke Bank Demi Cairkan Uang
-
Viral! Cewek di Tangerang Hobi Pesan Makanan Ojol Tanpa Bayar, Berujung Dilabrak
-
Divonis 7 Tahun Penjara, Tim Kuasa Hukum Baru Ammar Zoni Pertimbangkan Banding dan PK
-
Segera Susul El Rumi, Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani
-
Nyaris Tertusuk Besi saat Kecelakaan KRL, Korban Selamat Berkat Cooler Bag
-
Sempat Ragu di Awal, Sahabat Syifa Hadju Ini Minta Maaf ke El Rumi di Hari Pernikahan
-
Viral Debat Panas Bapak-Bapak vs Petugas Saat Kecelakaan KRL, Pertanyakan Sistem Mitigasi KAI
-
Irfan Hakim Ungkap Duka atas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Bagikan Detik-Detik Mencekam dari Lokasi