- Polisi menangkap dua pelaku penyiraman air keras terhadap seorang pria di Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (27/4/2026).
- Aksi keji pelaku yang viral di media sosial tersebut kini ditangani secara intensif oleh Resmob Polda Metro Jaya.
- Penyidik masih mendalami motif penyerangan serta mengumpulkan bukti untuk melengkapi berkas perkara kasus penyiraman air keras tersebut.
Suara.com - Polisi menangkap dua pelaku penyiraman air keras terhadap seorang pria di Jalan Darma Wanita V, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Penangkapan dilakukan pada Senin (27/4/2026) setelah aksi keji para pelaku viral di media sosial.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengonfirmasi penangkapan tersebut meski belum membeberkan identitas detail para pelaku.
“Sudah tertangkap, dua orang,” ujar Arfan saat dikonfirmasi.
Arfan menjelaskan bahwa tim penyidik saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mengungkap alasan di balik penyerangan tersebut.
“Motif masih didalami,” katanya.
Lebih lanjut, Arfan menyebut penanganan perkara ini telah ditarik ke tingkat daerah untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Ditangani Resmob Polda Metro Jaya,” tambahnya.
Peristiwa penyiraman air keras ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video aksi pelaku diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar.
Dalam video tersebut, terlihat dua pelaku yang berboncengan sepeda motor melintas searah dengan korban pada Minggu (26/4) sore.
Baca Juga: Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
Pelaku kemudian memanggil korban, dan saat korban menoleh, salah satu pelaku langsung menyiramkan cairan kimia dari jeriken berukuran satu liter ke arah wajah dan tubuh korban.
Hingga kekinian, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan alat bukti guna memperjelas konstruksi perkara serta memastikan kondisi kesehatan korban pascaserangan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim