- Petugas berjibaku selama belasan jam mengevakuasi korban kecelakaan maut KRL di Stasiun Bekasi Timur.
- Foto petugas yang terlelap di lantai dan peron karena kelelahan ekstrem menjadi viral dan memicu rasa haru.
- Tragedi yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo ini mengakibatkan 15 orang tewas dan 88 lainnya luka-luka.
Suara.com - Di tengah duka yang menyelimuti Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan maut pada Senin malam, 27 April 2026, sebuah potret memilukan terekam kamera.
Para petugas evakuasi yang telah berjibaku selama belasan jam tampak terkapar lelap di berbagai sudut stasiun. Mereka kehabisan energi setelah mengevakuasi puluhan korban.
Unggahan akun Instagram @undercover.id pada Selasa, 28 April 2026 memperlihatkan para pejuang kemanusiaan ini tidur di sembarang tempat yang ada.
Ada yang melintang di lantai peron, ada pula yang terlelap di kursi gerbong kereta dengan helm penyelamat yang masih terpasang.
"Momen haru menyelimuti lokasi kecelakaan. Di tengah hiruk-pikuk proses evakuasi yang melelahkan, tampak para petugas terlelap di pinggiran area kejadian. Mereka tampak tak lagi mampu membendung rasa lelah setelah berjam-jam berjibaku menyelamatkan para korban," tulis akun tersebut dalam narasinya.
Sebagaimana diketahui, kecelakaan ini dipicu oleh mogoknya sebuah taksi listrik di tengah perlintasan sebidang yang menyebabkan KRL berhenti darurat. Dari arah berlawanan datang KRL lain dan juga berhenti.
Namun, KA Arggo Bromo Anggrek diduga tak mendapat sinyal menghantam KRL kedua dari belakang.
Sejak benturan pertama terjadi, tim gabungan langsung bergerak tanpa henti untuk memindahkan puing-puing gerbong yang hancur dan mencari penumpang yang terjepit.
Tekanan situasi darurat dan medan yang sulit memaksa para petugas bekerja melampaui batas fisik mereka. Istirahat sejenak di lokasi kejadian menjadi satu-satunya cara mereka untuk memulihkan tenaga sebelum melanjutkan penyisiran area rel.
Baca Juga: Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
"Sejak insiden terjadi, tim gabungan terus bekerja tanpa jeda untuk memastikan setiap individu mendapatkan penanganan secepat mungkin. Memindahkan puing-puing gerbong yang hancur, menjamin lokasi aman dari potensi bahaya susulan," lanjut narasi dalam unggahan tersebut.
Hingga Selasa siang, proses pembersihan jalur masih terus berlangsung. Meski dihantam kelelahan luar biasa, para petugas ini tetap bersiaga di lokasi.
Kejadian tragis ini mengakibatkan 15 orang tewas dan 88 luka.
Berita Terkait
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?
-
Vietnam Sampaikan Duka atas Kecelakaan KRL di Bekasi, Presiden To Lam Kirim Pesan ke Prabowo
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi
-
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: Evaluasi Lintasan Sebidang dan Sistem Sinyal
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Korlantas Gunakan Metode TAA di TKP Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Apa Itu?
-
El Rumi Langgar Protokol Istana Demi Satukan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Berakhir Canggung
-
Masinis PT KAI Bagikan Simulasi Saat KRL Melakukan Pengereman Mendadak
-
Penampilan Syifa Hadju Saat Nikah Dihujat, Ferry Maryadi: Dia Sudah Seperti Pisau Tajam!
-
Kontroversi Saran Menag Nasaruddin Umar Soal Berkurban Lewat Baznas, Sempat Dinodai Narasi Hoaks
-
Na Daehoon Marah Besar dan Ancam Bongkar Aib Jule dan Safrie: Anakku Bukan Bahan Lelucon!
-
Viral Isu Erin Mantan Andre Taulany Diduga Aniaya ART, Disebut Mencekik hingga Mengancam Pakai Pisau
-
Seleb Transpuan Una Dembler Curhat Dilecehkan di Kamarnya Sendiri
-
Kisah Spiritual di Balik Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi, Tahajud Tak Pernah Terlewat
-
Potret Dirut KAI Bobby Rasyidin Terduduk Lesu di Depan Kereta Ringsek Bikin Pilu