- Rachel Amanda menceritakan pengalaman buruknya mengenai jam kerja tidak sehat saat menjadi bintang sinetron di masa lalu.
- Rachel Amanda di Jakarta pada Rabu (29/4/2026) menyadari profesi artis memiliki hak istimewa dibandingkan buruh pabrik.
- Ia menyoroti nasib buruh yang menghadapi risiko keselamatan kerja tinggi serta masalah upah yang tidak sesuai tenaga.
Suara.com - Rachel Amanda dikenal sebagai ratu sinetron era 2000-an. Salah satu yang booming adalah Candy, di mana ia menjadi bintang utama.
Mengenang masa tersebut, Rachel Amanda tidak menampik industri hiburan terkadang memiliki sisi gelap terkait jam kerja.
Mantan bintang cilik ini merasa pernah berada dalam situasi kerja yang tidak ideal secara kesehatan fisik.
"Kayak... ya dulu juga pernah merasakan ada fasenya syuting atau kerja tuh yang mungkin secara jam kurang sehat gitu," ujar Rachel Amanda ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (29/4/2026).
Meskipun merasa jam kerjanya berantakan, Rachel Amanda menyadari adanya perbedaan nasib antara dirinya dengan pekerja lain yang juga mengalami waktu kerja tak menentu.
Seperti buruh pabrik yang diperankan dalam film terbaru, Monster Pabrik Rambut, ia merasa masih ada hak istimewa yang didapat.
"Enggak bisa dipungkiri kami punya privilege. Bisa kerja dengan lebih aman meskipun waktunya acak-acakan," katanya.
Rachel Amanda kemudian membandingkan keadaannya dengan para buruh pabrik.
Menurutnya, para pekerja di luar sana menghadapi risiko yang jauh lebih nyata dan berbahaya bagi keselamatan jiwa.
Baca Juga: Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
"Sedangkan mungkin buat teman-teman di luar sana tuh, termasuk dari pekerja di pabrik rambut ini ya tentu secara safety tidak aman," imbuh bintang film Dua Garis Biru ini.
Tak hanya soal keselamatan, Rachel Amanda juga menyoroti masalah kesejahteraan dan pendapatan para buruh tersebut.
"Secara mungkin upah juga tidak sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan gitu," tutur istri dari Narawastu Indrapradna ini.
Berita Terkait
-
Film Monster Pabrik Rambut: Teror Horor Tanpa Setan, Ancam Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
Sinopsis Monster Pabrik Rambut: Horor Tanpa Hantu Teror Rachel Amanda hingga Iqbaal Ramadhan
-
6 Film Rachel Amanda, Suka Duka Tawa Baru Tayang di Bioskop
-
Gelak Tawa Bertemu Air Mata, Film 'Suka Duka Tawa' Sentuh Penonton dengan Komedi dan Drama Keluarga
-
Fakta Menarik Film Suka Duka Tawa: saat Lelucon Bertemu Luka
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kebakaran Akibat Lilin Pengusir Lalat, Begini Kondisi Rumah Anisa Rahma setelah Sebulan Berlalu
-
Kembalikan Uang Hanania Travel, Dara Arafah Mengaku Lebih Kasihan dengan Para Korban
-
Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026
-
Tepis Isu Bermusuhan, Anisa Rahma Ungkap Isi Chat Pribadinya dengan Sarwendah di Tengah Masalah
-
Sempat Dirahasiakan, Raffi Ahmad Akhirnya Ungkap Penyakit yang Membuatnya Harus Dioperasi
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan