Entertainment / Gosip
Rabu, 06 Mei 2026 | 20:00 WIB
dr Gia Pratama (YouTube/Raditya Dika)
Baca 10 detik
  • Dokter Gia Pratama mengungkapkan dalam podcast bahwa bayaran dokter dari BPJS Kesehatan sangat minim yakni Rp30 ribu per pasien.
  • Dana BPJS yang diterima rumah sakit harus dibagi untuk operasional medis, obat-obatan, serta gaji tenaga kesehatan lainnya.
  • Pernyataan tersebut memicu perhatian publik setelah video terkait viral dan menimbulkan beragam reaksi keprihatinan di media sosial.

Suara.com - Pengakuan Dokter Gia Pratama mengenai besaran bayaran yang diterima dari pasien BPJS mendadak menjadi sorotan publik.

Dalam sebuah podcast bersama Habib Husein Ja'far Al Hadar, dokter yang dikenal aktif di media sosial itu blak-blakan mengungkap realita yang jarang diketahui masyarakat.

Dalam perbincangan tersebut, Dokter Gia mengaku kerap merasa heran dengan sistem pembayaran yang diterima tenaga medis. Ia menyebut, meskipun jumlah pasien meningkat dan tindakan medis yang dilakukan cukup banyak, pendapatan yang diterimanya tidak mengalami perubahan signifikan.

“Karena kalau pasien banyak, dari BPJS cuma segitu-gitu aja. Curhat dong saya,” ujarnya.

Ia kemudian melempar pertanyaan kepada Habib Ja’far sapaannya untuk menebak berapa bayaran yang diterima seorang dokter dari satu pasien BPJS, khususnya dalam kasus yang cukup serius seperti kecelakaan.

“Menurut habib, saya itu dapat berapa per pasien? Pasien datang kecelakaan, aku harus infus, aku harus jahit, bikin dia sadar lagi, dirawat sampai sembuh, aku dapat berapa dari BPJS?” tanyanya.

Habib Ja’far sempat menebak dengan angka yang menurutnya wajar.

“Mungkin Rp500 ribu,” jawabnya dengan nada ragu.

Namun jawaban tersebut justru mengundang tawa dari Dokter Gia, yang kemudian mengungkap fakta sebenarnya.

Baca Juga: Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara

“Rp30 ribu, jarang yang ngomongin ini. BPJS mah ngasih ke rumah sakit, rumah sakit yang bagiin ke dokter,” bebernya.

Penjelasan itu pun membuka mata banyak orang mengenai sistem distribusi dana dari BPJS Kesehatan. Dokter Gia menegaskan bahwa dana yang diberikan BPJS tidak langsung diterima dokter secara utuh, melainkan dibagi untuk berbagai kebutuhan operasional rumah sakit.

“Misal rumah sakit dapat sekian ratus ribu, tapi itu kan buat obat, lab, rontgen, perawat, dokternya ini yah,” tambahnya.

Potongan video podcast tersebut kemudian viral setelah dibagikan ulang di platform Instagram oleh akun @rumpi_gosip.

Dalam waktu singkat, unggahan itu dibanjiri berbagai komentar dari netizen yang terkejut sekaligus prihatin dengan kondisi yang diungkapkan.

"Ya Allah sedikit ya terimakasih ya dokter dokter yang mau membantu anakku dan diriku yang saat itu sedang sakit," tulis salah satu netizen.

Load More