- Oknum guru BK SMKN 2 Garut memotong paksa rambut siswi hanya karena alasan penggunaan kosmetik yang dianggap berlebihan.
- Dedi Mulyadi menegur keras guru tersebut karena memberikan sanksi fisik tanpa adanya komunikasi formal atau teguran tertulis kepada orangtua murid.
- Sanksi potong rambut dinilai tidak relevan dan tidak masuk akal, mengingat para siswi tersebut berhijab dan memiliki catatan akademik serta kehadiran yang baik.
Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah siswi SMKN 2 Garut menangis histeris setelah rambut mereka dipotong paksa oleh oknum guru Bimbingan Konseling (BK) mendadak viral di media sosial.
Kejadian ini memantik reaksi keras dari publik, termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang langsung memanggil oknum guru tersebut untuk dimintai klarifikasi.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis, 30 April 2026 tersebut berlangsung sesaat setelah para siswi menyelesaikan pelajaran olahraga. Dalam video yang beredar luas, tampak seorang siswi menangis usai rambutnya dipotong.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Dedi Mulyadi tidak tinggal diam. Ia segera menemui guru yang bersangkutan untuk menggali alasan di balik tindakan drastis tersebut.
Dalam sebuah pertemuan yang terekam kamera, Dedi Mulyadi mencecar sang guru dengan serangkaian pertanyaan tajam mengenai latar belakang tindakan hukuman tersebut.
"Suka masuk sekolah?" tanya Dedi Mulyadi membuka percakapan.
"Masuk," jawab sang guru singkat.
"Tidak pernah bolos?" lanjut Dedi.
"Tidak," sahut guru tersebut lagi.
Baca Juga: Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
Dedi Mulyadi kemudian mempertanyakan urgensi pemotongan rambut jika para siswi tersebut tidak memiliki masalah kedisiplinan yang berat.
"Terus yang jadi problem apa? Dia kan berperilaku baik, secara akademis tidak bermasalah, rajin, terus masalahnya apa?" tanya Dedi dengan nada heran.
Sang guru memberikan alasan yang mengejutkan. Menurutnya, tindakan itu diambil karena para siswi dianggap memiliki penampilan yang tidak sesuai aturan sekolah. "Penampilan meresahkan," jawab guru tersebut.
Dedi Mulyadi pun kembali mengejar maksud dari pernyataan tersebut. "Apa yang meresahkan?" tanyanya.
Sang guru berdalih bahwa meskipun para siswi menggunakan kerudung, riasan wajah atau kosmetik yang mereka gunakan dianggap berlebihan.
"Mereka berkerudung nggak?" tanya Dedi memastikan.
Berita Terkait
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
-
Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover