- Tersangka menggunakan ancaman spiritual "putus sanad ilmu" untuk memanipulasi dan membungkam para korban.
- Aksi bejat dilakukan dengan kedok meminta pijat, disertai penyekapan korban di kamar terkunci untuk melancarkan aksinya.
- Kesaksian Tari mengungkap trauma mendalam dan siasat bertahan hidup para santriwati di tengah situasi yang mengancam.
Suara.com - Sebuah kesaksian datang dari Tari, salah satu korban yang memberanikan diri berbicara ke publik mengenai modus Kiai Ashari asal Pati ketika melakukan pencabulan terhadap santriwati.
Tari yang bukan nama sebenarnya, membeberkan kronologi trauma yang ia alami selama berada di bawah asuhan tersangka.
Cerita Tari bukan hanya sekadar tentang pelecehan, melainkan juga tentang manipulasi psikologis dan penyalahgunaan kekuasaan yang sangat terstruktur.
Bagi banyak santriwati, sosok Kiai adalah pemegang otoritas tertinggi, bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh tersangka Ashari.
Tari mengungkapkan bahwa modus utama tersangka untuk mendekati korbannya adalah dengan memerintahkan mereka datang ke kamarnya untuk memijit.
Namun, yang membuat para korban tak berdaya adalah ancaman spiritual. Mayoritas santriwati tidak berani menolak keinginan Ashari karena takut akan ancaman "putus sanad ilmu".
Dalam tradisi pesantren, terputusnya sanad atau silsilah keilmuan dianggap sebagai kegagalan total bagi seorang pencari ilmu agama.
Di tengah situasi yang mencekam tersebut, Tari mencoba mencari celah untuk melindungi dirinya sendiri.
Setiap kali dipanggil ke kamar sang Kiai untuk menemani tidur, Tari selalu berusaha tetap terjaga meski matanya terpejam. Ia menggunakan kesadarannya sebagai satu-satunya benteng pertahanan yang tersisa.
Baca Juga: Kiai Ashari Pati TSK Kasus Pelecehan Tak Punya Kamar Tetap, Diduga Jadi Strategi Dekati Santriwati
"Biasanya aku nggak pernah tidur beneran, nggak pernah, cuma merem aja gitu. Kadang cuma dilihatin video ceramah-ceramah gitu aja. Kalau biasanya ya udah diam aja gitu," ucap Tari dalam podcast Denny Sumargo, yang dikutip pada Senin, 11 Mei 2026.
Taktik pura-pura tidur ini dilakukan Tari secara konsisten agar ia bisa segera bereaksi jika situasi berubah menjadi semakin berbahaya.
Namun, ada satu malam yang tak akan pernah bisa ia lupakan, sebuah kejadian yang meninggalkan luka batin yang sangat dalam.
Puncak dari pengalaman traumatis Tari terjadi ketika ia kembali dipanggil ke kamar Ashari. Saat itu, ia sudah berada di atas ranjang dengan tetap menjalankan siasat pura-pura tidurnya.
Tak disangka, tersangka tiba-tiba meninggalkan kamar dan mengunci pintu dari arah luar, membiarkan Tari terperangkap sendirian di dalam.
Dalam keheningan malam dan pintu yang terkunci rapat, Tari harus menghadapi kenyataan pahit yang lebih mengerikan. Ia mendengar suara-suara yang menandakan adanya aksi bejat yang sedang dilakukan Ashari di kamar yang tepat berada di sebelahnya.
Berita Terkait
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Muncul Kabar Dul Jaelani dan Tissa Biani Ingin Nikah di KUA Hindari Konflik, Ahmad Dhani Menolak
-
Ahmad Dhani Ungkap Paras Anak Al Ghazali dan Alyssa: Gak Mirip Orang Indonesia
-
Ahmad Dhani Ingin Cucu Pertamanya Lahir di Jumat Kliwon, Apa Istimewanya Bagi Masyarakat Jawa?
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Hadiahnya Rp50 Juta
-
Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Debut Jadi Eksekutif Produser, Irish Bella Pusing Urus Budget Film Horor Dosa