- Gus Thuba mendeklarasikan organisasi Yakuza Maneges di Kediri pada Sabtu, 9 Mei 2026, yang memicu kontroversi di media sosial.
- Organisasi ini diklaim sebagai wadah transformasi spiritual bagi individu yang ingin memperbaiki diri menuju jalan yang benar.
- Gus Thuba menegaskan bahwa kelompoknya mendukung aparat penegak hukum serta tidak memiliki keterkaitan dengan organisasi kriminal Jepang.
Suara.com - Organisasi bernama Yakuza Maneges mendadak menjadi sorotan publik setelah resmi dideklarasikan di Kediri pada Sabtu (9/5/2026).
Kemunculan organisasi ini langsung memicu perbincangan hangat di media sosial, terutama karena nama dan konsepnya yang dianggap kontroversial oleh warganet.
Deklarasi organisasi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum sekaligus inisiatornya, Gus Thuba.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan latar belakang serta tujuan pembentukan Yakuza Maneges yang menurutnya memiliki makna berbeda dari persepsi publik yang berkembang.
“Selaku inisiator, pendiri dan pimpinan yang juga merupakan istilah Jawa Kuno Makuno tentang memusatkan seluruh jiwa dan raga kepada sang pencipta, maka di sini, bukan lagi identitas organisasi kriminal tapi simbol transformasi para petarung,” ujar Gus Thuba dalam pidatonya.
Ia menegaskan bahwa Yakuza Maneges bukanlah organisasi yang berdiri berseberangan dengan negara, melainkan hadir untuk mendukung serta berjalan seiring dengan aparat penegak hukum.
Menurutnya, organisasi ini dibentuk sebagai wadah pembinaan dan transformasi bagi individu yang ingin memperbaiki diri.
“Kami juga menegaskan bahwa Yakuza Maneges bukan organisasi yang berdiri berseberangan dengan negara, melainkan hadir untuk mendukung dan berjalan bersama aparat penegak hukum,” lanjutnya.
Lebih jauh, Gus Thuba menjelaskan bahwa organisasi ini memiliki konsep spiritual dan kemanusiaan yang kuat.
Baca Juga: Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
Ia menyebut Yakuza Maneges sebagai ruang bagi mereka yang ingin melakukan perubahan hidup ke arah yang lebih baik, terutama bagi kelompok yang ia sebut sebagai “santri jalur kiri”.
“Di bawah pimpinan saya, organisasi ini berdiri dengan semangat spiritual dan kemanusiaan yang kuat. Yakuza Maneges merupakan tempat bagi saudara-saudara kita yang sering kita sebut sebagai santri jalur kiri,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa istilah tersebut merujuk pada orang-orang yang pernah tersesat, berada di jalan yang keliru, atau bahkan pernah terjerumus dalam kesalahan, namun memiliki niat kuat untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar.
“Mereka yang tersesat dengan berada di jalan yang keliru bahkan terjatuh dalam dosa namun memiliki niat dan tekad untuk berbenah diri kembali ke jalan yang benar,” imbuhnya.
Meski memiliki penjelasan tersebut, deklarasi Yakuza Maneges tetap menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
Banyak netizen yang merasa penasaran sekaligus bingung dengan penggunaan nama “Yakuza” yang identik dengan organisasi kriminal di Jepang, meskipun dalam konteks ini diklaim memiliki makna berbeda.
Berita Terkait
-
Pilih Pakai Uang Pribadi, Sherly Tjoanda Tak Sentuh Anggaran Rias dan Kesehatan Senilai Rp548 Juta
-
Tren Selingkuh Lewat ChatGPT Bikin Heboh Netizen
-
Video Lomba Cerdas Cermat MPR RI 2026 Jadi Kontroversi, Publik Sebut Juri Tidak Adil
-
Kronologi Guru Baru Mengajar 2 Minggu Gadaikan Laptop Murid, Video Dilabrak Keluarga Korban Viral
-
Istri Diberi Hadiah Mobil Rp2,2 M karena Sering Pusing dan Mudah Lelah, Diyakini 'Obat Ampuh'
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Rugikan Peserta Cerdas Cermat MPR RI, Ini Profil 2 Juri yang Jadi Sorotan Netizen
-
Shawol Bersiap! CGV dan Cinepolis Hadirkan Live Streaming Konser SHINee di Bioskop
-
Dua Lipa Gugat Samsung Rp260 Miliar, Begini Kasusnya
-
Tim Produksi Nobody Loves Kay Riset ke Rumah Kairi Atlet Esport: Semiskin Itu
-
Hari Bahagia Berubah Panik, Anak Jessica Iskandar Alami Cedera Tangan Saat Ultah
-
Sinopsis Resident Evil Babak Akhir: Alice Kembali ke Titik Nol Kiamat, di Bioskop Trans TV Malam Ini
-
Ryan Adriandhy Ajak Rich Brian Kolaborasi Film Animasi, Respons Tak Terduga Bikin Heboh
-
V+Short Resmi Meluncur, Suguhkan Drama China Baru Setiap Hari
-
Pilih Pakai Uang Pribadi, Sherly Tjoanda Tak Sentuh Anggaran Rias dan Kesehatan Senilai Rp548 Juta
-
Pamer ASI Kuning Pekat, Steffi Zamora Ungkap Rahasia Pola Makan Ibu Menyusui