Entertainment / Gosip
Selasa, 12 Mei 2026 | 15:08 WIB
Poster Ujian Doktor Ashanty Dipermasalahkan, Judul Disertasi Tuai Kritik [Instagram]
Baca 10 detik
  • Ashanty akan menjalani ujian doktor program Pengembangan Sumber Daya Manusia di Universitas Airlangga pada 13 Mei 2026.
  • Penelitian disertasi tersebut membahas respons adaptif penyanyi lintas generasi terhadap transformasi digital dalam industri musik Indonesia.
  • Pengumuman ujian tersebut menuai kritik publik mengenai penulisan judul di poster serta substansi akademis dari disertasi tersebut.

Suara.com - Penyanyi Ashanty bersiap menjalani Ujian Doktor Terbuka Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Universitas Airlangga (UNAIR).

Kabar tersebut diumumkan melalui akun resmi Sekolah Pascasarjana UNAIR yang sekaligus mengundang publik untuk menghadiri momen akademik penting tersebut.

Dalam pengumumannya, pihak Pascasarjana UNAIR menyampaikan, “Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengundang Anda untuk menghadiri Ujian Doktor Terbuka Program Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia atas nama Ashanti Hastuti, S.Sos., M.M.”

Disertasi yang akan dipresentasikan Ashanty berjudul “Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia”.

Penelitian tersebut membahas bagaimana para pelaku industri musik dari generasi berbeda beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan besar di era digital yang terus berkembang pesat.

“Melalui disertasi ini, penelitian mengulas bagaimana para pelaku industri musik lintas generasi beradaptasi dengan perubahan teknologi dan dinamika era digital,” lanjut keterangan tersebut.

Ujian doktor terbuka ini dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026 pukul 13.00 WIB di Ruang Ujian Doktor Terbuka, Lantai II Kampus B UNAIR.

Pihak kampus juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan dukungan terhadap lahirnya gagasan dan penelitian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kreatif di Indonesia.

“Mari bersama mendukung lahirnya gagasan dan penelitian yang relevan dalam menjawab tantangan transformasi digital di industri kreatif Indonesia,” tulis pihak penyelenggara.

Baca Juga: Di Balik Konten Marah-Marah, TikToker 'Petantang Petenteng' Manda Curhat Kena Sihir Orang Terdekat

Unggahan tersebut turut disertai poster resmi yang menampilkan nama Ashanty beserta judul disertasinya. Namun, justru bagian poster ini yang kemudian menjadi perbincangan warganet.

Pasalnya, terdapat penulisan judul yang dinilai kurang sesuai dengan kaidah penulisan akademik.

Judul yang tercantum dalam poster adalah “Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers Dan Generasi X Terhadap Transformasi Digital Di Industri Musik Indonesia”.

Sejumlah netizen menyoroti penggunaan huruf kapital pada kata sambung seperti “dan”, “di”, serta “terhadap” yang dianggap tidak sesuai dengan aturan penulisan berdasarkan PUEBI atau EYD.

“Izin memberikan sedikit masukan terkait penulisan judul disertasi pada poster. Dalam kaidah penulisan judul karya ilmiah berdasarkan PUEBI/EYD, kata hubung dan kata depan seperti dan, di, terhadap, ke, dari, dan pada umumnya tidak ditulis menggunakan huruf kapital, kecuali apabila berada di awal judul atau setelah tanda baca tertentu," tulis salah satu netizen.

“Untuk penulisan judul, apa benar seperti itu? Untuk kata ‘dan’, ‘terhadap’, ‘di’, apa benar menggunakan huruf kapital?” timpal lainnya.

Load More