- Juri menegaskan bahwa guru pendamping tidak berhak melayangkan protes, karena hak tersebut hanya dimiliki peserta dan keputusan juri bersifat final.
- Ketegangan dipicu oleh keputusan juri yang menyalahkan jawaban Regu C, namun membenarkan jawaban Regu B meski substansi jawabannya sama.
- Netizen menghujat kompetensi juri dan sikap MC yang dianggap tidak adil, bahkan video tersebut viral hingga memicu kemarahan luas di media sosial.
Suara.com - Bukan cuma Josepha Alexandra sebagai peserta, protes juga hendak disampaikan guru pandamping dari SMAN 1 Pontianak, setelah mendengar keputusan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam video yang beredar, seorang guru di kursi penonton mengangkat tangan. Ia hendak protes atas keputusan juri yang menyatakan jawaban anak didiknya salah.
Si guru juga sempat dihampiri seseorang. Diduga guru pendamping diminta untuk tidak bereaksi atas ketegangan yang terjadi di arena lomba.
Baru setelahnya, terdengar suara Indri Wahyuni, salah satu juri lomba tersebut. Ia menyatakan guru tak berhak melayangkan protes.
"Ibu mohon maaf, yang berhak menampilkan atau memprotes itu peserta. Guru pendamping tidak berhak, dan keputusan dewan juri bersifat final dan mengikat serta tidak dapat diganggu gugat," ujar Indri Wahyuni dalam video yang dibagikan akun Rumpi Gosip, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.
Cuplikan video ini lagi-lagi memantik respons netizen. Di kolom komentar, hampir semua menghujat sang juri.
"Yang milih jurinya siapa? Serius nanya. Sampai Norwegia viral lo," tulis seorang netizen.
"Marah banget lihat ini! Kenapa ya banyak staf pemerintahan yang masih tidak kompeten?!" ujar yang lain.
"Ada akun Si jurinya gak? Mau silaturahmi," kata pengguna yang lain.
Baca Juga: Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
Awal kehebohan
Sebelumnya beredar video yang perlihatkan LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat. Di dalam video terungkap perlakuan tak adil juri lomba kepada peserta.
Mulanya, MC melempar pertanyaan terkait mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Josepha Alexandra mewakili Regu C dari SMAN 1 Pontianak menekan bel dan menjawab pertanyaan tersebut.
Namun, juri menyatakan salah jawaban Josepha. Kemudian, Regu B dari SMAN 1 Sambas mencoba menjawab pertanyaan tersebut.
Menariknya, jawaban Regu B sama seperti jawaban Regu C. Lebih menganehkan lagi, sang juri menilai jawaban tersebut benar.
Sadar ada yang tak beres, Josepha melayangkan protes. Juri tetap menyatakan Regu B yang berhak mendapatkan nilai dan keputusan juri tak bisa diganggu gugat.
Berita Terkait
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Juri dan Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dicopot MPR
-
SMAN 1 Pontianak Tuntut Klarifikasi LCC 4 Pilar MPR RI: Juri Diduga Tak Konsisten
-
Minta Maaf ke Siswa SMAN 1 Pontianak, Hetifah Sjaifudian Perjuangkan Tanding Ulang LCC 4 Pilar
-
Soal LCC Empat Pilar, Cucun Protes Keras ke Setjen MPR: Angkat Juri yang Bener
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dipaksa Imam Darto, Ardhito Pramono Rela Tampil Culun Demi Film Gudang Merica
-
Ahmad Dhani Terang-terangan Rendahkan Indonesian Idol: Kalau Enggak Ada Judika, Basi Lah!
-
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Protes di LCC Empat Pilar MPR Kini Ditawari Beasiswa ke China
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama