- Josepha Alexandra dari SMAN 1 Pontianak menerima permohonan maaf resmi dari DPR RI terkait ketidakadilan penjurian Lomba Cerdas Cermat.
- Ketua Komisi II DPR RI menawarkan beasiswa penuh ke Tiongkok serta jaminan pekerjaan bagi Josepha sebagai bentuk apresiasi.
- Josepha dijadwalkan ke Jakarta untuk menyelesaikan polemik penjurian tersebut setelah sebelumnya mendapatkan ancaman somasi akibat memprotes keputusan dewan juri.
Suara.com - Polemik penjurian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang merugikan siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra, memasuki babak baru.
Setelah sempat menerima ancaman somasi karena memprotes keputusan juri yang tidak adil, Josepha kini mendapat permohonan maaf langsung dari pimpinan DPR RI serta tawaran beasiswa penuh ke Tiongkok (China).
Hal ini terungkap dalam unggahan video panggilan telepon antara Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, dengan Josepha pada Selasa, 12 Mei 2026.
Sebagai sesama alumni SMAN 1 Pontianak, Rifqinizamy menghubungi Josepha untuk memastikan keberangkatannya ke Jakarta guna menyelesaikan masalah ini secara kelembagaan.
"Selamat pagi, Josepha. Jangan panggil Bapak, ini Abang kau nih. Abang dulu alumni SMA 1," sapa Rifqinizamy mengawali panggilan tersebut.
Dia kemudian membahas soal undangan Josepha ke Jakarta, sekaligus memastikan fasilitas penuh untuk siswi tersebut beserta keluarganya.
"Josepha nanti jam satu ke Jakarta ya, difasilitasi oleh MPR ya. Kalau mau ikut (orang tua), ikut. Nanti kita siapin," tutur Rifqinizamy.
Dalam percakapan itu, Rifqinizamy secara lisan menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang terjadi pada ajang cerdas cermat tersebut
"Saya anggota DPR/MPR sekarang. Saya minta maaf ya, Josepha ya, kalau ada kesalahan dalam proses lomba cerdas cermat kemarin tingkat final di Pontianak, Kalimantan Barat," ujarnya.
Baca Juga: Siapa MC Lomba Cerdas Cermat MPR? Ini Profilnya, Kini Kena Sanksi Tegas
Dia juga berjanji akan ada langkah resmi dari lembaga.
"Nanti secara institusi, MPR akan memberikan klarifikasi dan permohonan maaf," tambah Rifqinizamy.
Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian siswi kelas sebelas tersebut, Rifqinizamy memberikan tawaran pendidikan gratis dan jaminan pekerjaan untuk Josepha.
"Abang bangga dengan Josepha telah menjadi dutanya SMA 1 Pontianak yang sekarang sudah menasional. Dengan peristiwa ini, kita ambil hikmahnya," ucap Rifqinizamy.
"Yang ketiga, kalau Josepha berkenan, Abang mau kasih beasiswa kuliah gratis ke China. Nanti tolong kasih tahu orang tua kalau mau. Nanti begitu selesai SMA 1, Josepha akan Abang berikan beasiswa sekolah kuliah gratis di China, dan nanti akan ada pemberian pekerjaan langsung dari berbagai perusahaan multinasional untuk Josepha kalau sudah lulus," jelasnya lagi, sembari meminta Josepha merembukkan tawaran tersebut dengan orang tua dan gurunya.
Tindakan proaktif MPR ini mendapat respons positif di media sosial, namun warganet tetap mendesak agar juri dan MC ditindak tegas.
Tag
Berita Terkait
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Makin Terbuka, Ardhito Pramono Blak-blakan Soal Hubungannya dengan Davina Karamoy
-
Permintaan Maaf MC LCC Empat Pilar MPR RI Malah Picu Perdebatan Baru
-
Biasa Main Film Serius, Ardhito Pramono Ketagihan Main Komedi Absurd Gara-Gara Gudang Merica
-
Buntut Ketidakadilan LCC MPR RI 2026: Juri, MC, hingga Ketua MPR Digugat ke PN Jakpus
-
Tantang Syekh Ahmad Al Misry Tes Hafalan Al-Quran, Hanny Kristianto Siapkan Hadiah Rp1 Miliar
-
Peserta LCC Empat Pilar MPR RI Diduga Diintimidasi Usai Protes Penilaian Juri
-
Shindy Lutfiana MC LCC Empat Pilar MPR RI Mulai Kena 'Cancel Culture', Pihak EO Putus Kerjasama
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
-
Sinopsis Film Fuze, Sajikan Thriller Aksi dengan Plot Bom dan Perampokan Rumit