News / Nasional
Kamis, 09 Juli 2026 | 08:03 WIB
Markas Polda Metro Jaya [suara.com/Bowo Raharjo]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 50 orang diduga anggota TNI mendatangi Polda Metro Jaya pada Kamis pagi, 9 Juli 2026.
  • Kelompok tersebut datang menggunakan delapan mobil pribadi untuk menjemput tahanan serta saksi kasus tindak pidana korupsi.
  • Peristiwa ini terjadi pasca penggeledahan di kafe dan rumah Jaksa Agung Muda Febrie Adriansyah oleh kepolisian.

Suara.com - Polda Metro Jaya dikabarkan didatangi sejumlah 50 orang berambut cepak diduga dari TNI, Kamis (9/7/2026) pagi. Peristiwa itu terjadi setelah polisi melakukan penggeledahan di kafe serta rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Sejumlah Sumber yang mengetahui hal itu menyebutkan, puluhan orang tersebut hendak mengambil tahanan sipil terkait kasus yang tengah ditangani polda bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri.

"Mereka datang jam setengah 4 subuh," kata Sumber tersebut kepada Suara.com.

Dia mengatakan, puluhan orang itu datang memakai 8 mobil biasa, bukan kendaraan dinas.

"Mereka  parkir di depan krimsus. Sampai sekarang masih ada," kata dia.

Sementara Sumber lainnya mengatakan puluhan orang diduga tentara tersebut hendak mengambil saksi kasus korupsi yang tengah diperiksa.

"Mau ambil saksi yang sedang diperiksa."

Polisi: Jangan Halangi Kami!

Polda Metro Jaya bersama Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah melakukan langkah agresif dalam membongkar rangkaian kasus korupsi kakap yang merugikan negara.

Baca Juga: Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul

Pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat dikategorikan sebagai penghalangan proses hukum atau obstruction of justice.

"Siapa pun yang mencoba menghalangi penyelidikan kami, bisa diproses hukum," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto.

Anggota Polisi dilengkapi laras panjang berjaga di depan rumah mewah Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026) dini hari [Andi Ahmad S/Suara.com]

Penggeledahan Rumah Mewah

Dalam operasi senyap yang berlangsung hingga Kamis dini hari, tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di sebuah rumah mewah di kawasan elite Sentul City, Bogor, Jawa Barat.

Rumah mewah yang berlokasi di Perumahan Golf Hijau, Sentul, Kecamatan Babakan Madang tersebut diduga kuat milik Jampidsus Febrie Adriansyah.

Penggeledahan ini merupakan eskalasi besar dari penyidikan rangkaian kasus korupsi kakap yang tengah ditangani kepolisian, meliputi skandal pasokan batu bara PT PLN hingga korupsi di tubuh PT Asabri (Persero).

Load More