Entertainment / Gosip
Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB
Founder and CEO Nvidia Jensen Huang serobot antrean jagung bakar dengan traktir semua pembeli. [Nvidia]
Baca 10 detik
  • CEO Nvidia Jensen Huang viral karena memotong antrean jagung bakar di pasar malam Taiwan dengan cara mentraktir semua pembeli.
  • Aksi tersebut memicu pro-kontra netizen, antara yang mengkritik sebagai penyalahgunaan privilege kekayaan dan yang memuji sebagai solusi jenius serta dermawan.
  • Kehadiran Jensen di Taiwan merupakan bagian dari kunjungan bisnis, di mana ia dikenal suka blusukan menikmati street food lokal.

Suara.com - CEO Nvidia Jensen Huang viral karena memotong antrean saat mau membeli jagung bakar di sebuah pasar malam di Taiwan.

Cara yang Jensen lakukan terbilang unik. Ia menawarkan untuk membayar semua pesanan orang-orang yang ada di antrean tersebut.

"Saya bayari semua orang, tapi saya boleh jadi yang ambil pertama," katanya dikutip dari laman Hindustan Times, Rabu, 27 Mei 2026.

Video Jensen memotong antrean viral dan salah satunya dibagikan akun X @CryptoMaster_70.

Di dalam video, aksinya tampak memantik reaksi beragam dari pengunjung di sana.

Sang penjual jagung bakar pun terlihat terkejut sekaligus antusias. Ia seperti tak menyangka garai jagung bakarnya didatangi salah satu orang paling berpengaruh di industri teknologi dunia tersebut.

Bagi sebagian orang, tindakan Jensen yang memotong antrean mungkin dianggap kurang sopan. Namun, dalam kasus Jensen Huang, ia tak sekadar menyerobot.

Ia memastikan bahwa setiap orang yang waktu tunggunya terganggu mendapatkan kompensasi berupa jagung bakar gratis yang ia bayar lunas.

Setelah mendapatkan jagung bakarnya, Jensen terlihat sangat menikmati jajanan tersebut. Ia memberikan jempol dan memuji rasa jagung bakar itu sebagai sesuatu yang sangat lezat.

Baca Juga: 10 Orang Terkaya di Dunia Januari 2026, Jensen Huang Resmi Masuk Jajaran

Ia juga memuji popularitas gerai tersebut yang berhasil menarik minat begitu banyak orang.

Pro dan Kontra

Aksi traktir jagung bakar ini memicu perdebatan hangat di kalangan netizen.

Beberapa netizen memberikan kritik tajam. "Orang yang benar-benar terdampak adalah mereka yang sudah berdiri lama di antrean. Kenapa uangnya diberikan ke penjual dan bukannya ikut mengantre saja?" tulis salah satu netizen.

Ada juga yang menganggap hal ini sebagai bentuk penyalahgunaan kekayaan untuk mendapatkan hak istimewa atai privilege.

Namun, tak sedikit pula yang membela Jensen Huang. "Bro, dia bisa membeli seluruh pasar malam itu jika dia mau. Menraktir semua orang adalah solusi yang adil dan jenius," komentar netizen lainnya.

Load More