Entertainment / Film
Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:00 WIB
Joko Anwar, ungkap anak emasnya di dunia film [Suara.com/Rena Pangesti
Baca 10 detik
  • Joko Anwar membenarkan Tara Basro tetap menjadi "anak emas" utamanya karena kemampuan akting yang luar biasa dan karisma yang kuat.
  • Selain Tara Basro, nama-nama seperti Fachri Albar, Endi Arfian, Ario Bayu, Rio Dewanto, dan Morgan Oey juga menjadi aktor favorit yang sering ia gandeng.
  • Joko Anwar mengaku tetap memakai aktor yang sama karena sulit menemukan bakat baru yang kualitasnya lebih baik dari mereka.

Suara.com - Sejumlah film Joko Anwar kerap menghadirkan artis langganan seperti Tara Basro, Fachri Albar hingga Endi Arfian yang sukses dengan Ghost in the Cell.

Hal ini menjadi pertanyaan Gofar Hilman saat mengundang Joko Anwar ke podcastnya. Ia bertanya soal stigma anak emas sang sineas.

"Anak emas lu dulu adalah Tara Basro," kata Gofar Hilman dalam cuplikan video di TikTok pada Kamis, 28 Mei 2026.

Joko Anwar kemudian meluruskan, hingga saat ini Tara Basro masih menjadi anak emasnya.

"Masih, masih," jawab Joko Anwar.

Pria kelahiran Medan ini menjelaskan mengapa ia begitu mengagumi Tara Basro. Ini tentu saja karena kemampuan akting aktor yang sudah membintangi 5 film Joko Anwar.

"Wah, kualitas dia tuh luar biasa ya. Maksudnya dia effortless banget untuk masuk ke karakter dan believable banget," puji Joko Anwar.

Bagi Joko Anwar, pesona dan wibawa Tara Basro di depan kamera selalu berhasil menghidupkan suasana film dengan sangat kuat.

"...jadi karakter dalam sebuah film tuh. Karismanya sangat, uh, luar biasa," tambah sang sutradara.

Baca Juga: Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell

Selain Tara Basro, beberapa nama aktor berbakat Tanah Air lainnya juga turut disebut masuk dalam daftar kesayangan tersebut.

Nama-nama tersebut diantaranya Fachri Albar, Endi Arfian, Ario Bayu, Rio Dewanto juga Morgan Oey.

Tara Basro. (Instagram/tarabasro)

Sebagai informasi, Fachri Albar sudah bermain di lima film Joko Anwar. Judul tersebut diantaranya Kala (2007), Pintu Terlarang (2009), Pengabdi Setan (2017), Pengabdi Setan 2 (2022) dan Siksa Kubur (2024).

Sementara Endi Arfian ada di Pengabdi Setan (2017), Pengabdi Setan 2 (2022), Pengepungan di Bukit Duri (2025) dan Ghost in the Cell.

Ario Bayu ada di film Kala (2007), Pintu Terlarang (2009), A Copy of My Mind (2016), Gundala (2019), Perempuan Tanah Jahanam (2019), Ratu Ilmu Hitam (2019).

Rasa penasaran Gofar berlanjut mengenai kebiasaan sang sutradara yang dinilai sering menggunakan pemeran yang sama.

Load More