- Luhut Binsar Panjaitan mencubit pipi Seskab Teddy Indra Wijaya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah kegiatan.
- Video interaksi spontan tersebut viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @preman_kalem di platform X.
- Tayangan singkat ini menarik perhatian warganet hingga menuai ribuan interaksi serta beragam komentar di dunia maya.
Suara.com - Video yang memperlihatkan momen interaksi antara Luhut Binsar Panjaitan dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mendadak viral di media sosial.
Potongan video tersebut ramai dibagikan oleh warganet karena menampilkan momen yang dianggap spontan dan mengundang senyum.
Dalam rekaman yang beredar, Teddy Indra Wijaya terlihat sedang mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah kegiatan.
Pada saat itu, Prabowo tampak berbincang santai dengan Luhut Binsar Panjaitan. Keduanya terlihat terlibat percakapan akrab di tengah suasana yang berlangsung santai.
Di tengah obrolan tersebut, terjadi momen yang kemudian menjadi perhatian publik. Luhut yang berada di dekat Teddy tiba-tiba mengulurkan tangan dan mencubit pipi Sekretaris Kabinet tersebut.
Momen singkat itu berhasil menarik perhatian banyak orang setelah videonya tersebar luas di berbagai platform media sosial. Salah satu akun yang membagikan potongan video tersebut adalah akun @preman_kalem di platform X.
Dalam waktu singkat, unggahan itu mendapat ribuan tayangan dan beragam komentar dari pengguna internet.
"Dicubit dong, hahaha," tulis salah satu netizen dalam kolom komentar.
"Ya ampun cubit-cubit manja ih opung," tulis seorang warganet.
Baca Juga: Diduga Sindir Pencopotan Kepala BGN, Cuitan Kunto Aji Ramai Dibahas: Jangan Senang Dulu
Sementara itu, pengguna lainnya menduga Luhut merasa gemas dengan sosok Teddy yang selama ini dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Gemes banget itu kayaknya," sahut netizen lainnya.
Meski hanya berlangsung beberapa detik, momen tersebut berhasil mencuri perhatian publik dan menjadi viral.
Hingga kini, video itu masih ramai dibahas oleh warganet yang menganggap interaksi antara Luhut Binsar Panjaitan dan Teddy Indra Wijaya sebagai salah satu momen unik.
Tag
Berita Terkait
-
5 Momen Viral Dadan Pimpin BGN: Sempat Tak Sejalan dengan Purbaya, Kini Dijemput Kejagung
-
Bukan di Istana, Prabowo Jamu Menlu Trkiye di Hambalang: Bahas Misi Rahasia untuk Palestina?
-
Bukan Tiba-tiba, Dudung Yakin Prabowo Sudah Lama Punya Niat Copot Kepala BGN
-
Duel Rekam Jejak Teddy Indra Wijaya vs Dino Patti Djalal, Prajurit Kopassus Lawan Diplomat LSE
-
Viral Penonton Konser F4 Nekat Datang saat Idap Campak, Kemenkes sampai Turun Tangan
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital