- Slank menegaskan konsistensi mereka lewat empat lagu kritik di album terbaru yang menyoroti isu moral, polemik pajak, korupsi, hingga kerusakan lingkungan akibat proyek IKN.
- Bimbim memilih judul Republik Fufufafa karena menganggap akun misterius tersebut seksi dan mewakili kekhawatiran publik, meski masyarakat luas mengaitkannya dengan sosok Gibran Rakabuming Raka.
- Slank memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu dalam video klip PPN 12%, di mana mereka berpesan agar seniman tidak memusuhi teknologi melainkan mengendalikannya dengan cerdas.
Suara.com - Album ke-26 Slank berjudul Republik Fufufafa baru saja dirilis. Ada 10 lagu yang terangkum di album ini, empat di antaranya bermuatan kritik sosial.
Slank sempat dianggap melempem di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tak lagi tajam ke rezim ketika itu. Namun, Bimbim sebagai pentolan band veteran yang bermarkas di Potlot tersebut menyanggahnya.
Bimbim memastikan Slank sejak dulu tak pernah berubah. Senada dengan sang pentolan, Ridho gitaris Slank membantah dengan bukti album berisi kritik yang dirilis di era Jokowi.
Anyway, lagu yang memuat kritik sosial di album Fufufafa antara lain Republik Fufufafa, PPN 12%, 'Rusak Ancur dan Jangan Rakus.
Mari kita bahas satu per satu.
1. Republik Fufufafa
Lagu ini dikenalkan pada November 2025. Isinya menyoroti kondisi moral, perjudian, narkoba, hingga masalah pendidikan dan gizi di Indonesia.
Saat ditanya mengapa menggunakan diksi Fufufafa untuk menggambarkan sebuah negeri dengan kondisi miris tersebut, Bimbim punya jawaban unik dan bijak.
"Di tahun berapa, gitu, ada akun Fufufafa yang kita anggap mewakili kekhawatiran terhadap Indonesia," kata Bimbim.
Baca Juga: Tanggapi Anggapan Balik ke Setelan Pabrik, Bimbim: Slank Tetap Sama, Mereka yang Berubah
"Entah siapa dia ya, kita pun nggak ada yang tahu nggak ada yang ngaku. Jadi itulah mengapa kita anggap Fufufafa itu seksi (dijadikan judul)," ujarnya lagi.
Namun, bukan rahasia umum jika publik meyakini Gibran Rakabuming Raka adalah sosok di balik akun tersebut, jauh sebelum ia menjabat wakil presiden Indonesia.
2. PPN 12 %
Sama seperti Republik Fufufafa, lagu PPN 12 % juga dikenalkan sebelum peluncuran album.
Bagi yang belum pernah menyaksikan video klip PPN 12 %, kamu perlu tahu kalau pembuatan video klip ini melibatkan kecerdasan buatan atau AI.
Slank digambarkan sebagai Robin Hood, merampok uang yang berada di tangan tikus-tikus koruptor, penjahat, lalu dibagikan kepada rakyat.
Berita Terkait
-
Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers
-
Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa
-
Konser Slank di Palembang Berlangsung Meriah, Puluhan Ribu Slankers Padati Jakabaring
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan