Suara.com - Di era digital saat ini, memori sering kali dianggap abadi karena tersimpan di cloud. Namun, bagaimana jika satu-satunya "penyimpanan" yang kita miliki, yakni ingatan orang tercinta, perlahan memudar? Pertanyaan eksistensial inilah yang dijawab oleh Rapi Films melalui karya terbaru yang berjudul, "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan".
Setelah sukses besar dengan Tunggu Aku Sukses Nanti (TASN) dan Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, Rapi Films kembali berkolaborasi dengan sutradara Kuntz Agus dan penulis skenario Alim Sudio. Film ini mengeksplorasi narasi caregiving dan ketahanan keluarga yang sangat relevan dengan dinamika sosial modern.
Dinamika Keluarga di Tengah Krisis Memori
Film ini mengikuti perjalanan Yuke Yolanda (Lulu Tobing), seorang ibu dan guru yang didiagnosis menderita Alzheimer. Fokus cerita bukan hanya pada kondisi medisnya, melainkan pada bagaimana keluarga tersebut, Aldo (Ibnu Jamil) dan ketiga anaknya, mengubah seluruh gaya hidup mereka demi menjaga sang "jantung" keluarga.
Bagi generasi muda, perspektif Kesha (Yasmin Napper) memberikan gambaran nyata tentang Coming of Age di tengah tekanan keluarga. Sebagai mahasiswi film, Kesha harus memilih antara mengejar ambisi pribadinya atau pulang untuk mengabadikan memori sang ibu sebelum ia benar-benar terlupakan.
Kutipan dari Cast tentang Pentingnya Memori Keluarga
Dalam press conference resmi di Plaza Senayan, para pemeran membagikan perspektif personal yang memperkuat pesan moral film ini, bahwa memori adalah bagian hidup yang krusial untuk dijaga.
Yasmin Napper mengenang kepingan masa lalunya dengan penuh kerinduan, “Aku selalu akan inget berangkat ke sekolah bareng kakak-kakak aku, di mobil ngobrol-ngobrol. Kangen juga berantem-berantem kecil yang sebenernya ga harus berantem tapi diberantemin”.
Bagi Lulu Tobing, meski memori memudar secara biologis, dampak cinta tetap hidup dan nyata bagi orang-orang di sekitarnya. Ia pun berbagi momen intim yang ia jaga hingga kini, “Saya itu suka banget disuapin ibu saya kalau makan. Ini masih saya rasakan di saat saya udah seumur ini. Gimanapun juga, sampai kapanpun, yang kita mau rasain yaitu kasih sayang ibu. Jadi, gak mau itu dihilangkan”.
Baca Juga: BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
Refleksi ini diperdalam oleh Ibnu Jamil yang memandang bahwa peran orang tua di masa tua pada akhirnya adalah tentang mendapatkan tempat di hati anak-anaknya. Shofia Shireen turut menambahkan betapa berharganya kesederhanaan, “momen-momen simple ketika tengah malam aku bercanda-canda dengan kakak, adik, kadang juga mamah ikutan ngobrol ketawa-tawa. Kalau dingat-ingat lagi, sepertinya aku akan kangen momen-momen ini di hari tua nanti”.
Menutup rangkaian perspektif tersebut, Jordan Omar mengingatkan kita pada kefanaan waktu, “aku suka banget momen-momen simple, seperti ketika keluarga kumpul bareng, makan bareng, bercanda-bercanda. Ini berharga banget karena kita hidup di dunia ini sementara, dan kita gatau kapan kita ga bisa ngalamin ini lagi”.
Sebuah Perayaan Atas Kenangan yang Terus Dirawat
Film ini merupakan ajakan terbuka bagi penonton untuk merenungkan kembali arti sebuah kenangan. Di tengah ancaman hilangnya memori, solidaritas anggota keluarga menjadi kunci utama pertahanan mereka.
Sebab pada akhirnya, hidup mengajarkan bahwa ada hal-hal yang boleh hilang seperti kesempatan atau nilai akademik, namun jangan sampai kita kehilangan eksistensi di dalam hati orang tua kita.
Saksikan "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" serentak di seluruh bioskop mulai 13 Mei 2026.***
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045
-
Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas
-
BRI Bersama Syailendra Capital Hadirkan Reksa Dana Syariah di BRImo, Return 4,99% - 7,58%
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun