Entertainment / Gosip
Selasa, 09 Juni 2026 | 09:35 WIB
Whip Pink (Instagram)
Baca 10 detik
  • Pihak DWP membantah memiliki hubungan, kerja sama, atau sponsorship dengan Whip Pink.
  • Nama DWP disebut dicatut dalam materi promosi Whip Pink tanpa izin penyelenggara.
  • DWP telah melayangkan teguran dan mendukung penyelidikan polisi terkait dugaan penyalahgunaan Whip Pink.

 

Suara.com - Pihak penyelenggara Djakarta Warehouse Project (DWP) membantah terlibat dalam promosi produk Whip Pink atau dinitrogen oksida (N2O) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Bantahan tersebut disampaikan setelah beredar materi promosi Whip Pink yang mencantumkan nama DWP dalam penawarannya.

Menanggapi hal itu, Direktur Ismaya Live, David, menegaskan bahwa promosi tersebut tidak memiliki hubungan dengan DWP maupun pihak penyelenggara acara.

"Iya, (pemeriksaan) terkait promo Whip Pink tahun 2023. Kami mengklarifikasi bahwa ini tidak terkait dengan DWP (Djakarta Warehouse Project)," kata David usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Senin, 8 Juni 2026.

David menjelaskan, DWP tidak pernah menjalin kerja sama maupun hubungan sponsorship dengan Whip Pink.

Direktur Ismaya Live David Ferdian (tengah) didampingi tim legal dan pemasaran DWP Ismaya Live memberikan keterangan kepada wartawan terkait promosi Whip Pink usai pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (8/6/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty

"Karena kami tidak berafiliasi ataupun memiliki sponsorship atau kerja sama dengan Whip Pink," tutur David.

Menurut David, penggunaan nama DWP dalam materi promosi tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan maupun persetujuan pihak penyelenggara.

"Tidak ada. Itu hanya mencatut nama DWP," ujarnya.

Karena itu, pihak DWP mengaku sempat mengirimkan surat teguran kepada Whip Pink agar segera menurunkan materi promosi yang menggunakan nama acara musik elektronik tersebut.

Baca Juga: Demi Bahagiakan Cucu, Aksi Kakek Jemaah Haji Ini Viral: Rela 'Jadi Gantungan' Boneka di Bandara

"Kami sempat memberikan surat teguran kepada Whip Pink untuk men-take down promo-promonya. Karena memang ini tidak terkait sama sekali dengan kegiatan kami, terutama DWP. Kami juga mendukung kegiatan-kegiatan Polri untuk memberantas narkoba," ucap David.

Di sisi lain, di hari yang sama David juga diperiksa penyidik terkait maraknya dugaan penyalahgunaan Whip Pink. Dia menyebut proses pemeriksaan berjalan lancar dan dirinya mendapat sekitar 14 pertanyaan dari penyidik.

Sebelumnya, beredar promosi Whip Pink dengan penawaran pembelian lima tabung gratis satu tabung. Dalam materi promosi tersebut tercantum tulisan DWP sehingga memunculkan dugaan adanya keterkaitan dengan penyelenggara festival musik tersebut.

Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan dugaan penyalahgunaan Whip Pink yang tengah ditangani Bareskrim Polri.

Sebelumnya, penyidik juga telah meminta keterangan selebgram berinisial APG terkait video viral yang memperlihatkan dirinya diduga menghirup Whip Pink bersama seorang saksi lain berinisial ZNM.

Selain APG dan ZNM, penyidik juga telah memanggil sejumlah pihak lain yang diduga sebagai konsumen, yakni RV, AM, dan CD.

Load More