- Ruben Onsu dan Sarwendah resmi bercerai melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 24 September 2024.
- Perceraian dipicu oleh ketidakcocokan rumah tangga dan percekcokan terus-menerus, bukan disebabkan oleh KDRT maupun adanya perselingkuhan.
- Konflik memanas pada 2026 karena penghentian nafkah oleh Ruben akibat sengketa akses pertemuan anak dengan pihak Sarwendah.
Suara.com - Perceraian antara Sarwendah dan Ruben Onsu cukup menyita perhatian publik sejak tahun 2024. Pasangan yang dikenal harmonis ini resmi berpisah pada 24 September 2024 melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan secara verstek.
Namun, alih-alih mereda, drama pasca-perceraian justru semakin memanas di pertengahan 2026, terutama terkait hak asuh anak dan nafkah. Lantas, kenapa Sarwendah bercerai dari Ruben Onsu?
Latar Belakang Pernikahan dan Perceraian
Sarwendah Tan, mantan personel Cherrybelle, dan Ruben Onsu, presenter ternama, menikah pada 2016. Mereka dikaruniai tiga anak.
Selama pernikahan, pasangan ini kerap tampil mesra di media sosial dan acara televisi. Namun, di balik layar, rumah tangga mereka diwarnai percekcokan yang terus-menerus.
Menurut kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, perbedaan pendapat kecil seperti pemilihan baju atau makanan sering berujung pertengkaran.
Meski demikian, Sarwendah sendiri pernah menyatakan bahwa perceraian bukan karena perbedaan agama, melainkan masalah rumah tangga dan ketidakcocokan yang tak terselesaikan.
Pengacara Sarwendah menegaskan bukan karena KDRT atau perselingkuhan. Sarwendah memilih bungkam soal detail penyebab perceraian demi melindungi psikologis anak-anaknya yang masih kecil.
Ia disebut sebagai wanita kuat yang selama ini menutupi “aib” rumah tangga sebagai bentuk kewajiban istri.
Baca Juga: Cerita Sebelum Bercerai: Mengingat Kembali Alasan untuk Bertahan
Kisruh Hak Asuh dan Nafkah Anak
Pasca perceraian, hak asuh anak jatuh ke tangan Sarwendah sesuai putusan pengadilan dan Akta Perjanjian.
Ruben Onsu sempat rutin memberikan nafkah yang cukup besar, mencapai Rp200 juta rupiah per bulan, termasuk biaya sekolah, hidup sehari-hari, hingga kebutuhan rumah tangga.
Namun, mulai akhir 2025 atau Desember 2025, Ruben menghentikan pembayaran nafkah selama sekitar enam bulan.
Pihak Ruben beralasan kesulitan bertemu dan berkomunikasi dengan anak-anak. Mereka mengklaim akses pertemuan dibatasi atau dipersulit oleh Sarwendah.
Situasi ini memicu polemik panas. Sarwendah membantah tudingan tersebut dan menegaskan semua keputusan diambil demi kepentingan terbaik anak-anak. Ia bahkan mengaku sibuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan anak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026
-
Kualanamu Perluas Konektivitas melalui Rute Baru Wings Air ke Mandailing Natal
-
Tak Hanya Transaksi, Bank Digital Kini Mulai Salurkan Kredit Mobil
-
Harga Emas Antam Berakhir Lesu, Turun Rp20.000 Meski Sempat Cetak Rekor
-
Hore! Bayi Orangutan Sumatera Lahir di Cagar Alam Jantho, Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut
-
5 Rekomendasi Parfum Wangi Vanilla Manis Tahan Lama Sesuai Review
-
Anak Anggota DPRD Medan Ikut Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan, Belum Ditahan
-
Bisnis Inti KAI Tumbuh Solid, Laba Bersih Anjlok 74 Persen Tergerus Whoosh