- Empat rekomendasi lagu friendzone pilihan Gaby untuk anak muda galau.
- Daftar lagu friendzone ini cocok untuk menyindir halus gebetan kamu.
- Setiap lagu friendzone menggambarkan perasaan cinta terpendam pada teman.
Suara.com - Unggahan di Instagram Story sering menjadi sarana efektif untuk menyampaikan luapan perasaan yang sulit terucap secara langsung. Deretan lagu friendzone dapat dijadikan pilihan musik latar yang pas untuk memberikan kode halus saat terjebak dalam hubungan Just Friends.
Kondisi mencintai seseorang sendirian di balik label pertemanan kerap mendatangkan rasa galau yang mendalam. Penggunaan musik yang tepat mampu mewakili dilema batin antara ingin melangkah maju atau bertahan di garis batas.
Kumpulan lagu pilihan dari Gaby, TikToker yang hobi berbagi rekomendasi musik di kontennya. Beberapa lagu friendzones ini mungkin cocok untuk kamu yang ingin “ngode” atau menyindir halus pasanganmu di story.
Jason Mraz – If It Kills Me
Lagu ini menceritakan hubungan friendzone tentang seorang laki-laki yang selalu menjadi tempat cerita perempuan yang ditaksirnya, setiap perempuan itu bertengkar dengan pacarnya.
Walaupun sudah jatuh hati setengah mati, dia tetap memilih menahan diri dan memendam rasa sesaknya seperti sedang berkonsultasi dengan terapis.
Melodinya yang terdengar playful di awal dengan intro suara telepon medis justru membungkus kisah kesedihan yang sangat dalam.
A Rocket to the Moon – On a Lonely Night
Lagu ini sangat relate untuk kamu yang pernah melewati masa-masa indah tumbuh bersama sejak sekolah, mendampingi setiap momen spesialnya.
Tetapi harus menghadapi kenyataan pahit saat kelulusan tiba. Ketika dia melangkah jauh untuk mengejar masa depannya, sementara kamu bertahan di perasaan yang berbeda dengan dirinya.
Hubungan itu terasa makin rumit hingga pilihan terbaik hanyalah merelakan dan tetap bertahan sebagai "just friends".
REO Speedwagon – Can't Fight This Feeling
Lagu rilisan 1984 ini menggambarkan evolusi perasaan yang berawal dari sekadar pertemanan dan sering menghabiskan waktu bersama, lalu perlahan tumbuh menjadi cinta yang besar.
Lagu ini mengisyaratkan konflik batin saat perasaan itu sudah tidak bisa dikendalikan lagi, namun di saat bersamaan ada ketakutan besar bahwa mengungkapkan rasa justru akan merusak hubungan yang ada.
Taylor Swift – Superman
Taylor di dalam liriknya menggunakan metafora gebetannya diibaratkan sosok "Superman" yang selalu sibuk dengan dunianya, terbang ke sana-kemari, dan sibuk menyelesaikan urusannya sendiri.
Sementara di sisi lain, tokoh utama hanya bisa berdiri menunggu dari jauh sambil berharap suatu hari nanti sang "Superman" akan kembali turun dan melihatnya.
Di sinilah letak rasa sakitnya just friends yang diangkat. Kamu memposisikan dia begitu tinggi, memaklumi segala kesibukannya, dan selalu siap menjadi support sistem nya. Namun di akhir, kamu sadar bahwa perhatian itu belum tentu terbalaskan.
Lirik seperti "wishing the flowers were from you, wishing the call was from you" menggambarkan betapa beratnya menunggu sebuah sapaan atau kepastian kecil yang tidak pernah datang.
Lagu ini menjadi pengingat yang pas buat kamu yang terus berada di garis tunggu demi seseorang yang bahkan tidak pernah menyadari bahwa kamu siap memberikan segalanya.
Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah