- Penyanyi Kadri merilis video musik lagu "Mambangkik Batang Tarandam" di Pelabuhan Teluk Bayur bawah arahan sutradara DVH Bale.
- Badai yang terjadi saat syuting tengah malam memberikan efek visual alami untuk memperkuat atmosfer emosional video musik tersebut.
- Lagu ciptaan Jimmo dengan aransemen Popo Fauza ini menyampaikan pesan agar orang bangkit dari patah hati.
"Sekarang mungkin sudah jarang orang Minang terhambat menikah dengan non-Minang karena perubahan zaman. Namun, harapan orang tua agar warisan budaya tetap terjaga itu pasti selalu ada," ujar Nando.
Hal inilah yang membuat "Mambangkik Batang Tarandam" menjadi lebih dari sekadar lagu cinta biasa.
Di dalamnya terdapat dialog antara pilihan hidup pribadi, harapan keluarga, dan tradisi yang terus berhadapan dengan arus modernisasi.
Kolaborasi Lintas Unsur
Lagu yang ditulis oleh Jimmo (The KadriJimmo) ini menjadi sebuah karya yang unik. Dengan aransemen musik dari Popo Fauza, Kadri berhasil memadukan lirik berbahasa Minangkabau dengan balutan musik kontemporer yang segar.
Melalui video musik ini, Kadri tidak hanya menawarkan audio visual yang memanjakan mata, tetapi juga sebuah refleksi: bahwa dalam setiap perpisahan yang menyakitkan, selalu ada kekuatan untuk bangkit dan berjalan kembali.
Karena seperti batang yang terendam, sudah saatnya ia diangkat kembali ke permukaan.