- Penyanyi Flora Liu asal Shanghai akan menggelar konser tribut Teresa Teng di Jakarta pada 28 Oktober 2026.
- Konser di Plaza Senayan tersebut juga menghadirkan Kris Dayanti, Putri Ayu, dan orkestra beranggotakan 50 pemusik.
- Tiket konser mulai dijual pada 7 Oktober 2026 dengan harga berkisar antara satu hingga dua juta rupiah.
Suara.com - Penyanyi asal Shanghai, Flora Liu, akan hadir di Jakarta dalam konser bertajuk “A Tribute to Teresa Teng” pada 28 Oktober 2026. Konser tersebut digelar di The Ballroom at Plaza Senayan, Jakarta.
Flora Liu akan membawakan lagu-lagu Teresa Teng dengan interpretasinya sendiri, didukung 50 Piece Orchestra by Astrid Lea di bawah arahan RM Condro sebagai conductor.
Selain Flora Liu, konser ini juga menghadirkan special performance dari Diva Indonesia Kris Dayanti dan penyanyi Putri Ayu. Pertunjukan tersebut akan berlangsung sekitar 1,5 jam.
Flora Liu tidak hadir untuk menggantikan atau menirukan Teresa Teng, melainkan memberikan interpretasi terhadap karya sang legenda dengan karakter vokal dan perspektif musikalnya sendiri. Kehadirannya juga membawa unsur lintas budaya dalam konser tersebut.
Teresa Teng sendiri dikenal sebagai salah satu ikon musik Asia yang memiliki pengaruh luas di berbagai negara dan generasi.
Ia juga dikenal fasih menyanyikan lagu-lagu dari Indonesia, salah satunya “Tian Mi Mi” yang diadopsi dari lagu “Dayung Sampan” yang populer di Semarang, Jawa Tengah, sekitar tahun 1950-an.
Kris Dayanti dan Putri Ayu Ikut Tampil
Kris Dayanti mengaku bangga dapat terlibat dalam konser yang mengangkat karya Teresa Teng.
“Ini satu hal yang membanggakan bagi saya. Karena bisa mempelajari hal-hal baru dari seorang diva pop Mandarin Asia, Teresa Teng. Apalagi ada lagu yang disadur dari lagu asal Semarang yang dibawakan oleh Teresa Teng. Bangga sekali,” jelas Kris Dayanti dalam Press Conference yang digelar di kawasan Senayan, pada Rabu (7/10/2026).
Sementara itu, Putri Ayu mengaku memiliki kedekatan dengan lagu-lagu Teresa Teng. Selama 13 tahun terakhir, ia juga kerap membawakan lagu-lagu Mandarin.
“Selama 13 tahun terakhir ini, aku sering menampilkan lagu-lagu Mandarin. Salah satu lagu Mandarin yang kupelajari saat awal-awal belajar Mandarin adalah lagu-lagunya Teresa Teng. Bisa dibilang lagu-lagu Teresa Teng ini sangat bermakna bagiku. Jadi, saat ditawari tampil di konser ini, aku langsung setuju,” ungkap Putri Ayu.
Didukung 50 Piece Orchestra
Konser “A Tribute to Teresa Teng” akan didukung 50 Piece Orchestra by Astrid Lea yang dipimpin RM Condro. Format orkestra tersebut memberikan warna baru terhadap lagu-lagu Teresa Teng tanpa menghilangkan karakter dan emosi dari karya aslinya.
Sementara itu, David Ananda, Managing Director Color Asia Live, menyebut konser ini sebagai kesempatan untuk mempertemukan warisan musik Asia dengan talenta Indonesia.
“Konser A Tribute to Teresa Teng memiliki nilai musikal dan budaya yang sangat menarik. Teresa Teng memiliki pengaruh yang sangat besar dalam sejarah musik Asia. Karena itu, kami merasa tribute seperti ini harus dipresentasikan dengan standar pertunjukan yang baik," ujar David Ananda.