- Ruben Onsu mengadopsi bayi laki-laki yang ditemukan dalam kardus dan dikerubungi semut setelah diberitahu Melanie Subono.
- Setelah bayi tersebut sehat usai dirawat, Ruben memutuskan mengadopsinya dan menamainya Thayaka Putra Onsu.
- Nama Thayaka dipilih Ruben Onsu agar terdengar serasi dengan nama kedua putrinya, Thalia dan Thania.
Suara.com - Nama Thayaka Putra Onsu menjadi perbincangan publik setelah Ruben Onsu memperkenalkan bayi laki-laki tersebut sebagai anak adopsi terbarunya.
Kehadiran Thayaka menarik perhatian warganet, termasuk yang penasaran dengan asal-usul dan arti nama yang diberikan Ruben Onsu kepadanya.
Keputusan Ruben Onsu untuk mengadopsi Thayaka ternyata berawal dari pertemuan yang tidak direncanakan.
Di balik nama yang kini melekat pada bayi tersebut, tersimpan kisah menyentuh tentang pertolongan, kepedulian, dan kesempatan untuk mendapatkan keluarga yang penuh kasih sayang.
Ruben menceritakan perjalanan tersebut melalui kanal YouTube pribadinya, Just Ruben.
Ia mengungkap bagaimana awalnya mengetahui kondisi Thayaka hingga akhirnya memantapkan hati untuk mengasuh dan membesarkannya.
Asal-Usul Thayaka Putra Onsu, Anak Adopsi Ruben Onsu
Kisah Thayaka bermula ketika Ruben sedang membicarakan rencana kerja sama dengan aktivis sosial Melanie Subono.
Saat itu, Melanie menerima kabar dari tim Rumah Harapan Melanie mengenai seorang bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.
Bayi tersebut ditemukan di dalam kardus dan dikerubungi semut. Mendengar kabar itu, Ruben sempat mengira bayi tersebut sudah meninggal sehingga meminta agar ia segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Dia di dalam kondisi yang menurutku kurang baik gitu, di dalam satu kardus dan itu disemutin gitu," cerita Ruben Onsu, dilansir pada Selasa, 20 Oktober 2026.
"Saya pikir itu sudah meninggal. Jadi saya pikir ya, itu saya pikir. Makanya saya bilang, 'Ya diurus saja di rumah sakit'," imbuhnya.
Setelah menjalani perawatan, kondisi bayi itu berangsur membaik. Seiring waktu, Ruben mulai menaruh perhatian lebih kepada Thayaka hingga muncul keinginan untuk memberikan pengasuhan dan kehidupan yang lebih baik kepadanya.
Keputusan tersebut tidak diambil secara terburu-buru. Ruben Onsu mengaku meminta petunjuk kepada Tuhan melalui salat dan doa, termasuk salat malam, sebelum akhirnya mantap mengadopsi Thayaka.
Setelah kembali dari perjalanan umrah, Ruben Onsu bertemu langsung dengan Thayaka dan menggendongnya untuk pertama kali.
Ia bahkan mengingat momen tersebut karena saat itu dirinya dan sang bayi mengenakan pakaian berwarna biru.