- WeTV dan Hitmaker Studios mengumumkan serial original terbaru berjudul Sleeping With The Enemy pada Rabu, 4 November 2026.
- Serial termahal produksi Hitmaker Studios di Senayan Park, Jakarta, ini disutradarai oleh Rizal Mantovani dengan standar internasional.
- Serial yang dibintangi Cinta Laura dan kawan-kawan ini dijadwalkan mulai tayang pada 13 November 2026 di platform WeTV.
Suara.com - WeTV bersama Hitmaker Studios menyiapkan serial original terbaru berjudul Sleeping With The Enemy.
Dibintangi Cinta Laura Kiehl, Ersya Aurelia, Randy Martin, Soraya Rasyid, Anthony Xie, Putri Patricia, Aruma Khadijah, Mike Ethan, dan Max Metino, serial ini menjanjikan drama penuh intrik, konflik keluarga, hingga hubungan asmara yang dibalut misteri.
Diproduksi dengan anggaran besar, Sleeping With The Enemy digadang-gadang menjadi serial termahal yang pernah dibuat Hitmaker Studios.
Proyek ini juga dirancang dengan standar produksi Internasional agar bisa dinikmati penonton Indonesia maupun pasar luar negeri.
CEO Hitmaker Studios, Rocky Soraya, mengatakan pihaknya memang ingin menghadirkan serial dengan kualitas produksi yang mampu bersaing di tingkat global.
"Kita mau bikin series high budget biar diterima seluruh dunia. Karena standar kita ke Eropa. Ini menjadi series termahal kita. Karena kita pengen punya International look yang bisa dinikmati tidak cuma Indonesia tapi juga luar negeri," ujar Rocky dalam konferensi pers di Senayan Park, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Pemilihan judul Sleeping With The Enemy juga berkaitan erat dengan konflik utama yang diangkat dalam cerita.
Rocky menjelaskan, judul tersebut dipilih karena menggambarkan hubungan seseorang yang justru memiliki kedekatan dengan sosok yang menjadi musuhnya.
"Jujur kita nggak kepikiran soal film lain pake judul ini, karena itu sudah 35 tahun lalu. Kita pilih judul ini karena ceritanya dia tidur sama musuhnya. Sleeping with The Enemy. Kalo kita berbicara kenapa judulnya berbahasa Inggris, karena semua judul series kita memang berbahasa Inggris," tuturnya.
Dari sisi cerita, serial ini tidak hanya mengandalkan kisah balas dendam. Ada dinamika hubungan ayah dan anak, konflik keluarga, percintaan, serta intrik di lingkungan kelompok elite dan orang-orang yang memiliki kekuasaan.
Sutradara Rizal Mantovani mengatakan daya tarik serial ini terletak pada perjalanan setiap karakter. Penonton akan diajak mengenal masa lalu para tokoh sekaligus mengikuti bagaimana konflik mereka berkembang dari satu episode ke episode berikutnya.
"Menurut saya yang seru dari series ini yah karakternya. Karena saya percaya karakter ini melalui perjalanan. Kita tahu masa lalu dia. Per episode akan terkuak lagi," kata Rizal.
Ia juga menyebut konflik dalam cerita akan terus berkembang seiring para karakter menghadapi persoalan baru.
"Konfliknya makin jadi. Masalahnya tambah banyak. Para karakter ini nemu pintu tertutup yang harus dibuka," lanjutnya.
Di samping itu, pemilihan tema ini pun bukan tanpa alasan. Rizal menjelaskan intrik mengenai kelompok elite dan orang-orang berkuasa menjadi salah satu tema menarik karena dekat dengan kehidupan masyarakat.