Foto / News
Selasa, 04 April 2017 | 16:31 WIB
Program prioritas pemerintah akan mencapai Rp400 triliun pada tahun 2030.
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan), Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kiri) dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro (kiri) berbincang sebelum Sidang Kabinet Paripurna terkait pagu indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4).
Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan) bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (kedua kiri) berbincang sebelum Sidang Kabinet Paripurna terkait pagu indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4).
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kanan) bersama Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (tengah) dan Kepala BIN Jenderal Pol Budi Gunawan (kiri) berbincang sebelum Sidang Kabinet Paripurna terkait pagu indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4).
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin Sidang Kabinet Paripurna terkait pagu indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4).

Suara.com - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet Paripurna terkait pagu indikatif RAPBN 2018 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/4). Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna diantaranya menekankan program prioritas pemerintah, penyaluran subsidi BBM dan pupuk tepat sasaran dan alokasi dana abadi pendidikan yang akan mencapai Rp400 triliun pada tahun 2030 serta Jokowi sempat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Menkopolhukam Wiranto. [ANTARA/Puspa Perwitasari]

Load More